Marsela, Seli (2025) Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Risiko Bunuh Diri pada Mahasiswa Rantau di Universitas Bhakti Kencana Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (119kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (1MB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (297kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (151kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (132kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (144kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (226kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (310kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (371kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (134kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (211kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (7MB)
Abstract
Mahasiswa rantau sering menghadapi berbagai tantangan seperti tantangan fisik, sosial dan psikologis. Tanpa adanya dukungan dari lingkungan sekitar terutama teman sebaya, tantangan tersebut dapat meningkatkan risiko bunuh diri. Dukungan sosial dari teman sebaya dapat serta membantu mahasiswa dalam menghadapi tantangan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan risiko bunuh diri pada mahasiswa rantau di Universitas Bhakti Kencana Bandung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara random sampling sebanyak 188 mahasiswa rantau. Instrumen penelitian adalah kuesioner Social Support Questionnaire (SSQ) dan Suicidal Behaviors Questionnaire Revised (SBQ-R). Hasil menunjukkan 72,2% responden mendapat dukungan sosial teman sebaya dan 68,8% berada pada kategori risiko bunuh diri rendah. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif antara dukungan sosial teman sebaya dengan risiko bunuh diri dengan p-value < 0,05. Kesimpulannya, dukungan teman sebaya berperan dalam menurunkan risiko bunuh diri mahasiswa rantau, oleh karena itu disarankan agar mahasiswa aktif menjalin hubungan social dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan atau komunitas, sementara institusi pendidikan menyediakan ruang berbagi seperti program peer support, layanan konseling, pelibatan dosen pembimbing akademik dan skrining rutin sebagai deteksi dini risiko bunuh diri.
Kata kunci: dukungan sosial, mahasiswa rantau, risiko bunuh diri, teman sebaya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AD Komunitas |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 03:20 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 03:40 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3424 |
