Viany, Dessy (2025) Hubungan Pola Makan dengan Status Pertumbuhan Balita Stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Panyileukan Kota Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Updated Version
Download (92kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (107kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (103kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (164kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (102kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (113kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (139kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (366kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (50kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (188kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Stunting pada balita merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu faktor utama yang memengaruhi stunting adalah pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status pertumbuhan balita stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Panyileukan Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita stunting yang tercatat sebanyak 68 orang dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Child Feeding Questionnaire (CFQ) yang telah dimodifikasi, terdiri dari 15 pertanyaan yang mencakup jenis makanan, jumlah, dan jadwal makan sudah valid dan reliabel. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan status pertumbuhan (p <0,05). Pola makan yang tidak tepat, seperti frekuensi makan tidak teratur, asupan zat gizi tidak seimbang, dan kurangnya variasi makanan, berdampak pada status pertumbuhan yang lebih rentan terkena penyakit infeksi seperti diare, ISP, dan TBC karena daya tahan tubuhnya menurun. Disimpulkan bahwa perbaikan pola makan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan status pertumbuhan balita stunting. Disarankan agar orang tua meningkatkan kualitas dan keteraturan pola makan balita, tenaga kesehatan rutin memantau pertumbuhan dan memberi edukasi gizi, dan bagi institusi pendidikan dapat menambah referensi pembelajaran.
Kata Kunci : Balita, pola makan, status pertumbuhan, stunting
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AF Anak |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 04:43 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 04:43 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3411 |
