Kausari, Bita Nursabit (2025) Hubungan antara Usia dengan Hipotermi pada pasien Pasca General Anestesi di Ruang IBS Rumah Sakit TMC Kota Tasikmalaya. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
cover.pdf - Published Version
Download (123kB)
hal pengesahan.pdf - Published Version
Download (160kB)
hal pernyataan.pdf - Published Version
Download (14kB)
kata pengantar.pdf - Published Version
Download (231kB)
daftar isi.pdf - Published Version
Download (30kB)
abstrak.pdf - Published Version
Download (17kB)
bab 1.pdf - Published Version
Download (156kB)
bab 2.pdf - Published Version
Download (166kB)
bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (446kB)
bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
bab 5.pdf - Published Version
Download (131kB)
daftar pustaka.pdf - Published Version
Download (238kB)
lampiran.pdf - Published Version
Download (314kB)
Abstract
Latar Belakang: General anestesi suatu tindakan untuk menghilangkan rasa sakit
ketika dilakukan prosedur pembedahan, dalam hal ini rasa takut dan kecemasan
perlu ikut dihilangkan untuk menciptakan kondisi optimal bagi pelaksanaan
pembedahan. Pemulihan pasca anestesi dikenal sebagai periode waktu dengan
risiko tinggi untuk terjadinya komplikasi. Usia sangat mempengaruhi kejadian
hipotermi berkaitan dengan anatomi, fisiologi serta kemampuan termoregulasi yang
berbeda disetiap kelompok usia. Tujuan: Mengetahui ada tidaknya hubungan
antara faktor usia dengan hipotermi pada pasien pasca general anestesi di ruang IBS
Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
korelasional dengan metode rank spearman pendekatan cross sectional,
Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling sebanyak 35
responden pasien pasca operasi bedah elektif dengan general anetesi. Instrumen
yang digunakan pada peneitian ini lembar observasi. Hasil: hasil penelitian
menunjukan dengan menggunakan uji spearman-rank didapatkan hasil p-value
0,000 < 0,05 terdapat pengaruh yang signifikan antara usia dan hipotermi pasca
general anestesi dengan tingkat hubungan korelasi sangat kuat sebesar 84,3%.
Kesimpulan : Faktor usia sangat mempengaruhi terjadinya hipotermi pasca general
anastesi. Maka pada usia tertentu perlu dilakukan pengukuran dan pencatatan suhu
lebih intensif agar meminimalisir efek hipotermi yang terjadi pasca general
anestesi.
Kata Kunci: Usia, Hipotermi, general anestesi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AE Gawat Darurat |
| Divisions: | PSDKU Tasikmalaya > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | editor psdku tasik |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 07:22 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 07:22 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3356 |
