Natawirya, Fachhmy (2025) Hubungan Self Efikasi Orang Tua dengan Pola Makan Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Katapang Kabupten Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (166kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (226kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (209kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (240kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (279kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (230kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (279kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (449kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (403kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (154kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (184kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Self-efikasi orang tua berperan penting dalam keberhasilan pengasuhan gizi balita, khususnya pada kasus stunting. Keyakinan orang tua terhadap kemampuannya dalam mengatur pola makan anak dapat memengaruhi kualitas asupan gizi yang diberikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-efikasi orang tua dengan pola makan balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Katapang, Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 40 orang tua balita stunting yang dipilih menggunakan teknik konklusif sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner self-efikasi orang tua dan kuesioner pola pemberian makan balita. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 23 responden (57,5%) memiliki self efikasi tinggi dan 25 responden (62,5%) memberikan pola makan yang tepat pada balita. Sebagian besar responden dengan self-efikasi tinggi (95,7%) memiliki pola makan balita yang tepat, sedangkan responden dengan self-efikasi rendah (82,4%) memiliki pola makan yang tidak tepat. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara self-efikasi orang tua dengan pola makan balita stunting (ρ = 0,738; p = 0,000) dengan arah korelasi positif. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efikasi orang tua, semakin baik pula pola makan balita. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan self-efikasi6 orang tua melalui edukasi gizi, pendampingan, dan pelatihan keterampilan pemberian makan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Kata kunci: Balita, Pola makan, Self efikasi, Stunting
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AF Anak |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 04:16 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 09:37 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3349 |
