Octaviana, Ditha (2022) Pemanfaatan Tepung Porang (Amorphaphyllus oncophyllus) dan Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) dalam Formulasi Pelet Beras Nasi Kuning Instan dengan Metode Ekstrusi Sferonisasi. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (251kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (395kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (431kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (362kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (218kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (414kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (466kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (472kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (584kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (213kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (352kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Di Indonesia beras merupakan sumber pangan pokok, tetapi mengkonsumsi nasi secara berlebih dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes mellitus. Porang memiliki kandungan glukomannan yang mempunyai potensi untuk digunakan sebagai pengganti beras yang memiliki nilai indeks glikemik rendah. Nasi kuning merupakan makanan yang digemari masyarakat tetapi memproduksinya cukup sulit. Metode ekstrusi sferonisasi merupakan metode yang ekonomis dan sederhana sehingga menjadi inovasi dalam penelitian. Tujuan penelitian: Untuk membuat pelet beras nasi kuning instan dari umbi porang dengan menggunakan metode ekstrusi sferonisasi dan coater. Metode: Optimasi konsentrasi bahan pengikat PVP K30 dan GMS (1%, 3% dan 5%) serta pembuatan pelet dan dilanjutkan dengan penyalutan pelet kemudian dilakukan evaluasi meliputi uji organoleptik, kadar air (susut pengeringan), sifat alir, distribusi ukuran partikel serta waktu memasak. Hasil: berdasarkan hasil evaluasi optimasi didapatkan bahwa formula pelet terbaik yaitu tepung porang 70%, pati sagu 25% dan GMS 5%, hasil evaluasi pelet salut terbaik yang didapatkan adalah dengan konsentrasi ekstrak kunyit 2% dan opadry 3%. Kesimpulan: Formula pelet beras nasi kuning instan terbaik yaitu tepung porang 70%, pati sagu 25% dan GMS 5%. Konsentrasi penyalut yang menghasilkan pelet terbaik yaitu ekstrak kunyit 2% dan opadry 3%.
Kata Kunci: Ekstrusi-sferonisasi, glukomannan, pelet, tepung porang
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 10:04 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 10:04 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3217 |
