Unaeti, Cucu (2022) Pemulihan Histopatologi Pankreas Tikus Diabetes Setelah Pemberian Ekstrak Etanol Herba Sambung Nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr.). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (96kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (73kB)
Kata Pengantar.pdf
Download (118kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (165kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (62kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (128kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (220kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
Bab 7.pdf - Published Version
Download (56kB)
Dafatar Pustaka.pdf - Published Version
Download (207kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Terjadinya diabetes melitus disebabkan oleh kelainan sekresi insulin ataupun sensitivitas insulin dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang ditandai dengan adanya hiperglikemia. Sambung nyawa diduga memiliki aktivitas antidiabetes dan dapat memperbaiki sel beta pulau langerhans. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui aktivitas antidiabetes dan histopatologi pankreas dari pemberian ekstrak etanol 95% herba sambung nyawa terhadap tikus yang diinduksi alloxan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratorium dengan metode induksi
aloksan 150 mg/kgBB secara intraperitoneal. Sebanyak 24 ekor tikus jantan galur wistar dikelompokkan ke dalam 6 kelompok percobaan yaitu kelompok negatif, kelompok positif, pembanding (metformin 9 mg/kgBB), dan ekstrak sambung nyawa
dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, 750 mg/kgBB. Data dianalisis dengan uji One Way Anova dan uji lanjutan Post-Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan bermakna (p<0,05) ekstrak sambung nyawa dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, dan 750 mg/kgBB terhadap penurunan kadar glukosa darah dibandingkan dengan kelompok positif dan dapat memperbaiki pulau langerhans serta meningkatkan luas langerhans yang dibuktikan dengan adanya kerapatan sel yang mulai merapat, menekan jumlah sel alfa, dan meningkatkan jumlah sel beta.
Kata kunci: Aloksan, Antidiabetes, Histopatologi sambung nyawa
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 03:11 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 03:11 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3197 |
