Gusmanto Pranata Wibawa, Luthfi (2020) Asuhan Keperawatan pada Klien TB Paru dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas di Ruang Nusa Indah Atas RSUD dr. Slamet Garut. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (152kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (522kB)
Pernyataan.pdf - Published Version
Download (356kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (398kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (417kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (284kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (312kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (835kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (881kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (191kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (178kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Tuberculosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme Mycobacterium Tuberculosis. Tuberculosis biasanya menyerang bagian paru-paru kemudian dapat menyerang kesemua bagian iv tubuh. Penyakit ini biasanya ditularkan melalui inhalasi percikan ludah (droplet), dari individu satu ke individu yang lain. Angka kejadian Tuberculosis di RSUD Dr. Slamet Garut periode Januari 2019 sampai Desember 2019 adalah 1317 kasus, diantaranya angka kejadian pasien meninggal sebanyak 65 orang (6,4%). Sedangkan jumlah kasus yang tercatat di ruang nusaindah atas sejak bulan januari sampai desember 2019 penyakit tuberculosis berada pada urutan ke dua dalam kasus penyakit terbesar yang paling sering terjadi di ruangan
tersebut dengan kasus tertinggi 200 kasus (5,5%) dalam satu tahun terakhir . Ketidakefektifan bersihan jalan napas merupakan masalah utama yang yang sering terjadi pada klien TB paru. Hal ini tentunya akan menimbulkan dampak yang cukup berpengaruh pada proses pernapasan klien. Pada klien TB paru akan terjadi peningkatan produksi secret akibat dari proses peradangan didalam paru-paru yang terinfeksi mycobacterium
tuberculosis. Penumpukan secret yang berlebih ini yang akan mengakibatkan klien merasakan napas menjadi sesak, selanjutnya terjadi peningkatan frekuensi pernapasan, hingga kualitas pernapasan menurun yang ditandai dengan penurunan saturasi oksigen dalam tubuh. Tujuan : Dapat melaksanakan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tuberculosis Paru ( TB Paru) Dengan Ketidakefektifan bersihan jalan napas berhubungan dengan Mukus berlebih Diruangan Nusaindah Atas RSUD dr. Slamet Garut. Metode : Studi kasus ini adalah studi
untuk mengekplorasi masalah Asuhan Keperawatan Pada Klien Tuberculosis Paru ( TB Paru) kasus ini dilakukan pada dua orang pasien Tuberculosis Paru ( TB Paru). Hasil : Setelah dilakukan Asuhan Keperawatan dengan memberikan intervensi fisiotraphi dada, Masalah keperawatan Ketidakefektifan bersihan jalan napas berhubungan dengan Mukus berlebih dengan pemberian asuhan keperawatan selama 3x24 jam pada kedua pasien masalah dapat teratasi sebagian. Diskusi : pada pasien Tuberculosis Paru ( TB Paru) dengan masalah
keperawatan Ketidakefektifan bersihan jalan napas berhubungan dengan Mukus berlebih tidak selalu memiliki
respon yang sama, hal ini dipengaruhi oleh kondisi atau status Kesehatan klien sebelumnya. Sehingga perawat
mampu melakukan asuhan keperawatan Melakukan fisioterapi dada agar dapat menangani masalah keperawatan Ketidakefektifan bersihan jalan napas berhubungan dengan Mukus berlebih pada Pasien Tuberculosis Paru ( TB Paru).
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Mukus Berlebih, Tuberculosis Paru ( TB Paru)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Mala Nurmala Pebriani |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 02:04 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 02:04 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3196 |
