Dewi Pebriana, Yulia (2020) Asuhan Keperawatan Pada Klien Post Hernioraphy Atas Indikasi Hernia Inguinalis Lateralis Dengan Nyeri Akut Di Ruang Topaz RSUD Dr. Slamet Garut. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (22kB)
Halaman Persetujuan.pdf - Published Version
Download (111kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (118kB)
Pernyataan.pdf - Published Version
Download (107kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (170kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (97kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (92kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (177kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (291kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (173kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (87kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang : Hernia merupakan penonjolan isi dari rongga yang keluar dan menuju jaringan lain. Operasi Hernia di RSUD Dr.Slamet Garut di Ruang Topaz tercatat dari bulan Oktober
Desember 2019 adalah 101 kasus dan menempati urutan pertama dari lima penyakit terbesar di Ruang Topaz. Pada penyakit Hernia dilakukan Hernioraphy, yaitu pembedahan untuk
mengembalikan usus ke tempat asal dan menutup lubang atau cincin hernia. Klien post hernioraphy akan menimbulkan nyeri, dampak negatif dari nyeri jika tidak ditangani akan
mengakibatkan penyembuhan yang lambat, menghambat aktivitas, dan terjadi nyeri kronik. Tujuan : mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada klien post hernioraphy atas indikasi
hernia inguinalis lateralis dengan nyeri akut di Ruang Topaz RSUD. Dr Slamet Garut. Metode : metode studi kasus yang mengeksplor tentang asuhan keperawatan pada klien post Hernioraphy atas indikasi hernia inguinalis Lateralis dengan nyeri akut pada dua klien selama tiga hari. Hasil :
setelah dilakukan asuhan keperawatan dengan memberikan intervensi farmakologi dan non farmakologi (relaksasi nafas dalam) pada kedua klien, nyeri dapat teratasi ditandai dengan penurunan skala nyeri klien 1 dari 5(0-10) menjadi 1(0-10) di hari ketiga dan klien 2 dari 6(0-10)
menjadi 2(010) di hari ketiga. Diskusi : pada kedua klien post hernioraphy ditemukan masalah keperawatan nyeri akut karena terputusnya kontinuitas jaringan akibat luka insisi. Namun, kedua klien tidak selalu memiliki respon yang sama karena dipengaruhi dari pola koping klien.Saran : Penulis menyarankan perawat mampu melakukan tindakan keperawatan seperti relaksasi nafas dalam secara mandiri dan rutin agar masalah nyeri post herniorphy dapat teratasi.
Kata Kunci :Asuhan Keperawatan, Nyeri Akut, Post Hernioraphy, Hernia Inguinalis
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Mala Nurmala Pebriani |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 01:52 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 01:52 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3195 |
