Is Rumi, Anissa Faradifa R (2022) Aktivitas Antioksidan dan Standarisasi Daun Katuk (Breynia androgyna (L.) Chakrab.) dari 3 Daerah Berbeda Di Jawa Barat. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (78kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (76kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (138kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (145kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (139kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (83kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (202kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (18kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
Bab 7.pdf - Published Version
Download (17kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (167kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Daun katuk (Breynia androgyna (L.) Chakrab.) merupakan salah satu bahan alam yang banyak digunakan masyarakat karena memiliki aktivitas sebagai antioksidan salah satunya dalam mengatasi obesitas. Standarisasi terhadap daun katuk merupakan penjaminan mutu, keamanan, dan khasiat dari sampel daun katuk yang tumbuh di beberapa daerah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan standarisasi daun katuk (Breynia androgyna (L.) Chakrab.) dari 3 daerah berbeda di Jawa Barat. Standarisasi meliputi pemeriksaan parameter spesifik dan non spesifik simplisia dan aktivitas antioksidan secara kualitatif dan kuantitatif dari daun katuk yang tumbuh di 3 daerah yang berbeda yaitu
dari Bogor, Sukabumi dan Lembang. Uji aktivitas antioksidan secara kualitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis dengan pereaksi DPPH dan beberapa penampak bercak spesifik untuk melihat golongan senyawa aktifnya. Uji aktivitas antioksidan secara kuantitatif dengan metode DPPH (1,1-difenil-2 pikrihidrazil) yang dinyatakan dalam nilai IC50 dengan Vitamin C sebagai standar. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa daun katuk dari 3 daerah berbeda di Jawa Barat memenuhi pesyaratan mutu berdasarkan Farmakope Herbal Indonesia. Aktivitas antioksidan secara kualitatif menunjukkan bercak kuning dengan latar belakang ungu yang sejajar dengan bercak positif flavonoid setelah disemprot dengan penampak bercak AlCl3. Aktivitas antioksidan ekstrak daun katuk dari Bogor, Sukabumi dan Lembang secara kuantitatif dinyatakan dalam nilai IC50 berturut-turut adalah 81,270±0,241; 78,318±0,006; dan 79,697±0,025 µg/mL sedangkan Vitamin C sebagai standar sebesar 7,907±0,010 µg/mL. Aktivitas antioksidan daun katuk Bogor, Sukabumi dan Lembang menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat dengan golongan senyawa aktif antioksidan salah satunya adalah senyawa flavonoid.
Kata kunci: Daun katuk (Breynia androgyna (L.) Chakrab.), standarisasi, antioksidan, DPPH, flavonoid
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 09:04 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 09:04 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3150 |
