Ikmal Ramadhan, Muh (2025) Penerapan Inhalasi Aroma Terapi Essensial Oil Lemon dalam Asuhan Keperawatan pada Pasien Post Operasi Apendiktomi di Ruang Topaz UOBK RSUD dr. Slamet Garut Tahun 2025. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana PSDKU Garut.
Cover_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (206kB)
Hal Pengesahan _Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (197kB)
Pengujian Ikmal R.pdf - Published Version
Download (136kB)
Hal Pernyataan_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (192kB)
Kata pengantar_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (198kB)
Daftar Isi_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (229kB)
Abstrak_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (247kB)
BAB I_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (246kB)
BAB II_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (438kB)
BAB III_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
BAB IV__Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (436kB)
BABV__Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (230kB)
Daftar Pustaka_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (207kB)
Lampiran_Muh Ikmal R.pdf - Published Version
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang : Apendisitis adalah peradangan usus buntu yang umumnya memerlukan tindakan operasi (apendiktomi). Pasien pasca operasi biasanya mengalami nyeri sedang hingga berat yang dapat menghambat aktivitas, kenyamanan, serta memperlambat proses pemulihan. Manajemen nyeri di rumah sakit sebagian besar masih menggunakan pendekatan farmakologis. Padahal, metode nonfarmakologis seperti inhalasi aromaterapi essential oil lemon diketahui dapat membantu menurunkan intensitas nyeri secara aman, nyaman, dan tanpa efek samping. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan dengan intervensi inhalasi aromaterapi essential oil lemon pada pasien pasca operasi apendiktomi, serta mengetahui efektivitasnya dalam menurunkan intensitas nyeri di Ruangan Topaz UOBK RSUD dr. Slamet Garut tahun 2025. Metode : Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus pada dua responden (An. R dan Tn. D). Intervensi diberikan selama tiga hari. Data dikumpulkan melalui format asuhan keperawatan, informed consent, SOP inhalasi aromaterapi, serta penggunaan alat dan bahan berupa diffuser, minyak lemon, dan air. Kriteria inklusi adalah pasien post apendiktomi yang dirawat di UOBK RSUD dr. Slamet Garut.
Hasil : Hasil penelitian di dapatkan bahwa kedua responden terjadi penurunan skala nyeri dengan perolehan 2 skala. Selama terapi idak ditemukan efek samping atau keluhan tambahan dari pasien selama dan setelah terapi.
Kesimpulan : Penerapan inhalasi aromaterapi essential lemon efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien post operasi apendiktomi. Terapi ini dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis yang aman dan nyaman dalam membantu manajemen nyeri pasca operasi.
Saran : Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam mempertimbangkan penggunaan aromaterapi lemon sebagai salah satu bentuk intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri pada pasien pasca operasi. Terapi ini tidak hanya terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri, tetapi juga memberikan kenyamanan tambahan tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Oleh karena itu, penerapan aromaterapi lemon dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari standar asuhan keperawatan yang holistik dan berorientasi
pada peningkatan kualitas pelayanan.
Kata Kunci : Apendisitis, Apendiktomi, Nyeri, Aromaterapi Lemon, Keperawatan
Daftar Pustaka : 7 Buku (2017 – 2024), 40 Jurnal,1 Internet, 9 Karya Tulis Ilmiah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Apendisitis, Apendiktomi, Nyeri, Aromaterapi Lemon, Keperawatan |
| Subjects: | A Keperawatan > AB Medikal Bedah |
| Divisions: | PSDKU Garut > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | editor psdku garut |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 08:01 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 08:01 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3131 |
