Bachtiar, Syahrul Pangestu Alam (2022) Profil Peresepan Obat Vertigo pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Daerah Jakarta Selatan. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
cover.pdf - Published Version
Download (102kB)
pengesahan.pdf - Published Version
Download (118kB)
pernyataan.pdf - Published Version
Download (119kB)
pengantar.pdf - Published Version
Download (136kB)
isi.pdf - Published Version
Download (113kB)
abstrak.pdf - Published Version
Download (78kB)
bab1.pdf - Published Version
Download (145kB)
bab2.pdf - Published Version
Download (186kB)
bab3.pdf - Published Version
Download (109kB)
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (114kB)
bab5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
bab6.pdf - Published Version
Download (125kB)
pustaka.pdf - Published Version
Download (112kB)
lampiran.pdf - Published Version
Download (264kB)
Abstract
Vertigo merupakan salah satu keluhan yang sering dijumpai pada pelayanan kesehatan primer maupun unit gawat darurat. Vertigo bukan merupakan suatu penyakit, melainkan kumpulan gejala atau sindrom akibat disfungsi sistem vestibular yang ditandai dengan sensasi gerakan lingkungan sekitar, baik berupa gerakan berputar (vertigo sirkuler) maupun sensasi dorongan atau tarikan menjauhi bidang vertikal (vertigo linier). Vertigo dapat terjadi pada laki-laki maupun perempuan, namun prevalensinya lebih tinggi pada perempuan dan cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, serta dipengaruhi oleh kondisi komorbid seperti depresi dan penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil peresepan obat vertigo berdasarkan jenis kelamin pasien, nama obat yang diresepkan, dan bentuk sediaan pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Daerah Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif retrospektif dengan jumlah sampel sebanyak 124 resep obat vertigo pada periode Januari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat vertigo lebih banyak pada pasien perempuan sebesar 81% dibandingkan laki-laki sebesar 19%. Berdasarkan nama obat, merislon merupakan obat yang paling banyak diresepkan dengan persentase 50%. Berdasarkan bentuk sediaan, sediaan oral lebih banyak digunakan, yaitu tablet sebesar 90% dan kapsul sebesar 10%.
Kata kunci: vertigo; peresepan obat; rawat jalan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik B Farmasi > BF Analisis Farmasi Kimia Medisinal |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 03:10 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 03:10 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3059 |
