Ramadhani, Andini Dyah (2022) Hubungan Tingkat Kecemasan Konsumen dengan Perilaku Penggunaan Suplemen Kesehatan pada Puncak Pandemi Covid-19 di Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (44kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (22kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (66kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (72kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (78kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (104kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (65kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (305kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (7kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (75kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (783kB)
Abstract
Upaya pengendalian dan pencegahan masyarakat yang berusaha menjaga daya tahan tubuhnya dengan konsumsi suplemen agar tidak mudah terinfeksi COVID-19. Rasa takut terhadap penularan virus itu membuat perubahan di masyarakat salah satunya fenomena panic buying dengan membeli suplemen kesehatan lebih banyak dari biasanya karena ketidakpastian di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan konsumen dengan perilaku penggunaan suplemen pada puncak pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan crossssectional. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling yang berjumlah 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner melalui google
form. Hasil penelitian menunjukkan jenis suplemen yang paling dominan digunakan adalah multivitamin sebanyak 46%. Tujuan penggunaan suplemen kesehatan yang paling dominan
adalah menjaga imun sebanyak 93%. Tempat membeli suplemen kesehatan yang paling dominan dikunjungi adalah apotek sebanyak 79%. Tingkat perilaku penggunaan suplemen
kesehatan pada masa pandemi COVID-19 termasuk ke dalam kategori baik (79,22%) dan tingkat kecemasan yang paling banyak dialami yaitu kecemasan ringan sebanyak 93%.
Terdapat hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan Tingkat Perilaku Penggunaan Suplemen pada puncak pandemi COVID-29 dengan koefisien korelasi 0,250 (sedang) dan nilai P 0,012 (<0,05) dengan arah signifikansi (+) atau searah.
Kata Kunci : COVID-19, suplemen kesehatan, kecemasan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 07:13 |
| Last Modified: | 19 Dec 2025 07:13 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/2639 |
