Uji Toksisitas akut Ekstrak Etanol Daun Kecombrang (Etlingera elatior)

Nur Adji Faudziah, Fifi (2020) Uji Toksisitas akut Ekstrak Etanol Daun Kecombrang (Etlingera elatior). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (89kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (32kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (129kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (211kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (131kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf - Published Version

Download (137kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf - Published Version

Download (400kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (63kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (404kB)
[thumbnail of Bab VI.pdf] Text
Bab VI.pdf - Published Version

Download (62kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (154kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (964kB)

Abstract

Daun kecombrang (Etlingera elatior) terbukti memiliki khasiat bagi kesehatan dan banyak digunakan oleh masyarakat secara terus-menerus. Penelitian terhadap toksisitas daun kecombrang (Etlingera elatior) bertujuan untuk mengetahui keamanannya, dengan parameter nilai LD50. Daun kecombrang (Etlingera elatior) diekstraksi menggunakan etanol 70% dan dipekatkan menjadi ekstrak kental. Pengujian toksisitas akut
menggunakan mencit putih betina usia 8-12 minggu yang dikelompokkan secara acak. Uji toksisitas akut oral dengan menggunakan metode OECD 420 fixed dose procedure.Pengujian toksisitas akut oral dilakukan secara bertingkat (300 mg/kgBB dan 2000 mg/kgBB) yang diberikan secara oral pada mencit, serta kelompok kontrol Na-Cmc 0,5%. Setelah 14 hari pengamatan, dilakukan pemeriksaan biokimia dan hewan-hewan
tersebut dikorbankan untuk penimbangan organ dan pemeriksaan histopatologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada kematian atau perilaku aneh yang diamati selama pengujian toksisitas akut. Berat organ dan parameter kimia klinis diantaranya SGOT, SGPT dan Kreatinin tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05) bila dibandingkan dengan kelompok kontrol. Sedangkan pada pemeriksaan histopatologi,
ekstrak etanol daun kecombrang (Etlingera elatior) dapat mengurangi kerusakan sel hati dan ginjal. Ekstrak etanol daun kecombrang (Etlingera elatior) menunjukkan nilai LD50> 2000mg / kgBB, sehingga masih aman dikonsumsi oleh manusia.

Kata Kunci : Toksisitas akut, Ekstrak, Daun Kecombrang (Etlingera elatior), Histopatologi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 17 Dec 2025 07:56
Last Modified: 17 Dec 2025 07:56
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/2546

Actions (login required)

View Item
View Item