Tobin, Rosadalima Tere (2023) Gambaran peresepan obat antihipertensi pada periode Januari 2023 di Apotek 7 Menit Kota Bandung. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
cover.pdf - Published Version
Download (212kB)
pengesahan.pdf - Published Version
Download (244kB)
pernyataan.pdf - Published Version
Download (256kB)
pengantar.pdf - Published Version
Download (322kB)
isi.pdf - Published Version
Download (211kB)
abstrak.pdf - Published Version
Download (211kB)
bab1.pdf - Published Version
Download (428kB)
bab2.pdf - Published Version
Download (235kB)
bab3.pdf - Published Version
Download (206kB)
bab4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
bab5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (674kB)
bab6.pdf - Published Version
Download (206kB)
pustaka.pdf - Published Version
Download (322kB)
lampiran.pdf - Published Version
Download (461kB)
Abstract
Hipertensi tidak mempunyai gejala spesifik (silent killer). Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,11%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pasien hipertensi berdasarkan jenis kelamin, usia, serta golongan obat antihipertensi yang digunakan secara tunggal, kombinasi dua, dan kombinasi tiga. Metode pengumpulan data dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dari resep pasien BPJS. Dari 102 data yang diperoleh, analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan dan menghitung persentase obat yang digunakan pada pasien hipertensi di salah satu apotek di Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hipertensi lebih banyak berjenis kelamin wanita dengan persentase 54,9%. Hipertensi paling banyak diderita oleh pasien usia 51–70 tahun dengan persentase yang sama, yaitu 54,9%. Pola peresepan obat antihipertensi yang paling sering digunakan untuk terapi tunggal adalah golongan CCB (Calcium Channel Blocker), yaitu amlodipine sebesar 18,62%. Terapi kombinasi dua obat didominasi golongan CCB + ARB, yaitu amlodipine + candesartan sebesar 16,67%. Terapi kombinasi tiga obat antihipertensi terbanyak adalah ARB + CCB + beta blocker, yaitu candesartan + bisoprolol + amlodipine. Kesimpulan: hipertensi lebih banyak diderita wanita dan paling sering dialami pasien berusia 51–70 tahun. Pengobatan dapat diberikan secara tunggal maupun kombinasi disesuaikan dengan derajat keparahan hipertensi.
Kata kunci: peresepan, hipertensi, antihipertensi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 09 Dec 2025 16:32 |
| Last Modified: | 09 Dec 2025 16:32 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/2346 |
