Sapara Sapara, Tazkia (2021) Hubungan Ekspresi Emosi Keluarga dengan Tingkat Kekambuhan Pasien Skizofrenia : Literatur Review. Other thesis, Univerrsitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (100kB)
Lembar Persetujuan.pdf - Published Version
Download (96kB)
Lembar Pengesahan.pdf - Published Version
Download (102kB)
Lembar Pernyataan.pdf - Published Version
Download (98kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (217kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (184kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (214kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (247kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (330kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (300kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (136kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (175kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (472kB)
Abstract
Tingginya kekambuhan skizofrenia merupakan masalah yang berdampak pasien dapat mengalami ketegangan lebih besar dari sebelumnya, memerlukan perawatan ulang dan berdampak juga pada keluarga. Salah satu faktor yang mempengaruhi kekambuhan pasien yaitu ekspresi emosi keluarga. Ekspresi emosi keluarga yang tinggi dapat mempengaruhi tingkat kekambuhan karena respon yang ditunjukkan oleh keluarga dengan penampilan fisiologis yang tidak baik secara tidak langsung akan menyakiti hati dan perasaan pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan ekspresi emosi keluarga dengan tingkat kekambuhan pasien skizofrenia melalui studi literature review. Metode penelitian literature review, dengan metode narrative review. Data diperoleh dari google scholar dan Pubmed . Populasi sebanyak 602 jurnal, sampel sebanyak 8 jurnal berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, dan di uji oleh JBI studi cross sectional. Pencarian data dengan Boolean menggunakan keyword yaitu family expressed emotion, expressed emotion, relapse, rehospitalisasi, resurrence, repeated, schizophrenia, hallucination, delusion, sedangkan dalam kata bahasa Indonesia adalah ekspresi emosi keluarga, kekambuhan, skizofrenia. Analisa data disajikan dengan Prisma Flow.
Hasil dari 8 jurnal diperoleh ekspresi emosi keluarga tergolong tinggi hal ini diperlihatkan dari seringnya keluarga merasa kesal, marah, dan critical comment. Tingkat kekambuhan sebanyak 1-2 kali dalam satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan 7 jurnal menyatakan adanya hubungan, dan 1 jurnal yang menyatakan tidak adanya hubungan karena adanya faktor lain yang lebih mempengaruhi kekambuhan pasien yaitu kepatuhan minum obat, serta lama sakit yang dialami pasien lebih dari 5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan sehingga perlunya pemberian edukasi kesehatan oleh perawat khususnya kepada keluarga yang merawat pasien, untuk memberikan perhatian, sikap dan perawatan yang baik kepada pasien sehingga keluarga dapat memperlakukan pasien dengan baik untuk menghindari kekambuhan ulang.
Kata Kunci : Ekspresi Emosi Keluarga, Skizofrenia, Tingkat Kekambuhan
Kepustakaan : 13 buku (2014-2020)
17 jurnal (2013-2020)
4 website (2014-2018)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AI Jiwa |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | S.IIP Rosy Rosytasary |
| Date Deposited: | 11 May 2026 02:08 |
| Last Modified: | 11 May 2026 07:48 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/4164 |
