ARIF BACHRUL ULUM, Mochammad (2021) Hubungan Faktor Individu dengan Kejadian Computer Vision Syndrome pada Mahasiswa Sarjana Keperawatan di Universitas Bhakti Kencana Bandung. Other thesis, Univerrsitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (116kB)
Lembar Persetujuan.pdf - Published Version
Download (114kB)
Lembar Pengesahan.pdf - Published Version
Download (117kB)
Lembar Pernyataan.pdf - Published Version
Download (172kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (154kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (141kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (210kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (202kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (437kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (380kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (287kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (136kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (179kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Pandemi COVID-19 di Indonesia berdampak pada sektor Pendidikan, yaitu pemberlakukan pembelajaran jarak jauh sehingga terjadi peningkatan penggunaan gadget seperti ponsel, komputer, dan laptop. Penggunaan komputer secara terusmenerus berdampak pada kesehatan mata yaitu computer vision syndrome (CVS). Sindrom ini dapat dipengaruhi oleh faktor risiko individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor individu dengan kejadian computer vision syndrome pada mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan di Universitas Bhakti Kencana Bandung. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa sarjana keperawatan Universitas Bhakti Kencana Bandung sebanyak 545 orang dan melibatkan sampel sebanyak 85 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunanakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner keluhan computer vision syndrome, analisa data yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji chisquare.
Hasil penelitian menunjukan 62,4 % mahasiswa mengalami keluhan CVS. Keluhan terbanyak dirasakan adalah mata lelah (85.9 %) dan keluhan yang paling sedikit dilaporkan adalah penglihatan ganda (18,8%). Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (77,6%), tidak menggunakan kacamata (54,1%) dengan durasi penggunaan komputer ≥ 4 jam (69,4%) dan istirahat mata < 10 menit (56.5%). Kesimpulannya tidak adanya hubungan pada faktor jenis kelamin (p = 0,321 ), penggunaan kacamata (p = 0,098) dan terdapat hubungan pada faktor lama menggunakan komputer (p = 0,000) dan lama istirahat setelah menggunakan komputer (p = 0,001). Semakin lama seseorang menggunakan komputer dan melakukan istirahat mata yang kurang, maka akan semakin besar kemungkinan mengalami CVS. Dianjurkan untuk melakukan teknik 20-20-20 untuk mencegah computer vision syndrome.
Kata Kunci : Computer Vision Syndrome, Digital Eye Strain, Faktor Individu
Daftar Pustaka : 36 Jurnal (2012-2020)
6 Website (2019-2020)
2 E-Book ( 2015 dan 2019)
8 Buku ( 2014 - 2019)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AD Komunitas |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | S.IIP Rosy Rosytasary |
| Date Deposited: | 04 May 2026 07:38 |
| Last Modified: | 13 May 2026 03:40 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/4080 |
