Profil Pengelolaan Obat di Klinik Utama Bunda Nanda Kota Bandung

Santana, Sani (2025) Profil Pengelolaan Obat di Klinik Utama Bunda Nanda Kota Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (106kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (80kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (250kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (104kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (287kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (105kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (169kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (258kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (222kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (213kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (156kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (137kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Pengelolaan obat merupakan komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan, dengan alokasi dana yang signifikan sehingga memerlukan efisiensi dan ketepatan dalam manajemennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pengelolaan obat di Klinik Utama Bunda Nanda Kota Bandung, dengan fokus pada realisasi perencanaan obat, nilai obat kedaluwarsa, dan stok mati. Penelitian dilakukan secara deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif terhadap data periode Oktober hingga Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata realisasi perencanaan obat sebesar 76,9%, masih di bawah standar ideal 100%. Nilai stok mati mencapai 19,86% dari total nilai stok, sementara obat kedaluwarsa mencakup 1,54%, yang keduanya melebihi indikator ideal. Kategori yang perlu dievaluasi mencakup obat paten, sediaan parenteral, dan obat generik. Faktor penyebab inefisiensi meliputi kekosongan stok dari distributor, keterlambatan pembayaran, serta perubahan pola peresepan akibat pergantian dokter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan obat di klinik masih belum optimal, dan menyarankan perlunya perencanaan berbasis data historis, evaluasi formularium, kolaborasi tim kesehatan, serta monitoring stok secara berkala untuk meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan farmasi.

Kata kunci: pengelolaan obat, klinik, efisiensi farmasi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 12 Feb 2026 08:09
Last Modified: 12 Feb 2026 08:09
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/4003

Actions (login required)

View Item
View Item