Efektivitas Pengobatan Skabies Dengan Permetrin Di Klinik Pasanggrahan

Permana, Diki (2025) Efektivitas Pengobatan Skabies Dengan Permetrin Di Klinik Pasanggrahan. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (426kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (378kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (329kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (421kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (565kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (584kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (527kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (597kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (538kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (686kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (432kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (546kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei, dan prevalensinya tinggi terutama di negara tropis seperti Indonesia. Salah satu pengobatan yang umum digunakan adalah krim permetrin 5%, yang dikenal efektif dan memiliki efek samping minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengobatan skabies menggunakan permetrin di Klinik Pasanggrahan, Sumedang. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif observasional pada 20 pasien skabies selama Januari–Februari 2025. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan komunikasi lanjutan menggunakan checklist yang mencakup kriteria penyembuhan berupa hilangnya rasa gatal dan bintik merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% pasien mengalami kesembuhan efektif dalam 1–7 hari, 10% pasien kurang efektif dalam 7–14 hari, dan 5% pasien tidak efektif karena ketidakpatuhan terhadap terapi. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan permetrin efektif dalam menangani skabies di mayoritas pasien. Disarankan agar pihak klinik menyusun SOP penanganan skabies dan meningkatkan edukasi pasien untuk mencegah kekambuhan.

Kata kunci: Skabies, permetrin, efektivitas, pengobatan topikal, Klinik Pasanggrahan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 11 Feb 2026 07:36
Last Modified: 11 Feb 2026 07:36
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3975

Actions (login required)

View Item
View Item