Hadiati, Ati (2025) Gambaran Penyimpanan Obat di Gudang Farmasi salah satu Puskesmas Kabupaten Tasikmalaya. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (163kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (233kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (241kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (174kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (182kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (247kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (275kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (341kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (333kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (351kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (164kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (244kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (903kB)
Abstract
Penyimpanan obat ini merupkan suatu aspek penting dalam kegiatan menyimpan dan memelihara obat dengan tujuan untuk menjaga keamanan mutu serta menjamin ketersediaan stok obat sebelum di distribusikan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesesuaian penyimpanan obat di gudang farmasi salah satu Puskesmas Kabupaten Tasikmalaya dengan ketentuan Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No 26 Tahun 2020 yang mencakup pengaturan tata ruang, metode penyimpanan, pengelolaan kartu stok, dan pengamatan kualitas obat. Hasil mengenai pengaturan tata ruang pada penelitian ini yang belum sesuai adalah pintu gudang yang terdapat penyimpanan obat golongan narkotika dan psikotropika belum dilengkapi pintu jeruji besi dengan dua buah kunci yang berbeda serta jendela yang belum dilengkapi tralis. Sedangkan dalam metode penyimpanan obat sudah sesuai dengan Permenkes seperti penyimpanan obat sudah menggunakan metode FEFO dan FIFO, penyimpanan obat yang memerlukan lemari pendingin sudah sesuai, penyimpanan narkotika dan psikotropika yang menggunakan lemari khusus sudah sesuai, Gudang sudang dilengkapi AC. Dalam hal kartu stok penyimpanannya tidak disamping per satu item obat, tapi digabung per satu jajar rak obat. Untuk pengamatan kualitas obat sudah sesuai dengan ketentuan. Penyimpanan sesuai kebutuhan obatnya seperti obat rantai dingin disimpan pada lemari pendingin, penataan penumpukan dus tidak melebihi batas ketentuannya, penggunaan rak/palet dimanfaatkan sesuai kebutuhannya, serta kualitas sediaan dalam keadaan baik dilihat dari kemasan dan obatnya. Hasil persentase gambaran penyimpanan obat di gudang salah satu Puskesmas Kabupaten Tasikmalaya adalah dalam pengaturan ruang sebesar 80%, pada metode penyimpanan sebesar 100%, pengelolaan kartu stok sebesar 90%, pengamatan kualitas obat sebesar 100%.
Kata kunci: Gudang obat, Kualitas obat, Penyimpanan obat, Puskesmas
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 05:10 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 05:10 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3959 |
