Evaluasi produk wound dressing

Aminarti Amri, Nindia (2025) Evaluasi produk wound dressing. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (11kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (49kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (53kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (136kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (29kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (127kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (144kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (310kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (357kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (558kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (122kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (233kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (375kB)

Abstract

Luka merupakan gangguan pada jaringan kulit yang memerlukan penanganan optimal untuk mencegah infeksi serta mempercepat proses penyebuhan. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam perawatan luka adalah aplikasi wound dressng, yaitu pembalut luka berbahan khusus yang dirancang untuk mempertahankan kelembapan dan mendukung regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelepasan bahan aktif dari produk wound dressing secara in vitro menggunakan metode Sel Difusi Franz. Metode ini mensimulasikan proses penetrasi bahan aktif melalui kertas sintesis membran. Sampel uji berupa sediaan medis topikal yang diambi pada interval waktu 30, 60, 90, dan 120 menit. Kemudian dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil menunjukan bahwa sediaan wound dressing mampu melepaskan dan memberikan kelembapan secara bertahap dengan presentasi kumulatif sebesar 17,15%, 23,51%, 27,23%, dan 32,12%. Pelepasan secara bertahap ini merupakan karakteristik penting dalam sistem penghantaran topikal, karena dapat menjaga efektivitas terapi dan meminimalkan frekuensi pergantian balutan. Dengan demikian, produk wound dressing dengan bahan alginat memiliki potensi tinggi sebagai agen penyembuhan luka yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapan menjadi referensi dalam pengembangan formulasi wound dressing modern berbasis biopolimer.

Kata Kunci : Luka, Luka Bakar, Perawatan Luka, Wound Dressing, Pembalut Luka, Sel Difusi Franz, Alginat

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 10 Feb 2026 07:00
Last Modified: 10 Feb 2026 07:00
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3942

Actions (login required)

View Item
View Item