Indira Panaru, Cici (2025) Gambaran Penerimaan dan Penyimpanan Sediaan Obat di Apotek K-24 Kiaracondong. Diploma thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (110kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (86kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (116kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (108kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (65kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (111kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (50kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (228kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (43kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (112kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (520kB)
Abstract
Apotek merupakan fasilitas pelayanan kefarmasian yang berperan penting dalam mejamin ketersediaan, mutu, dan keamanan sediaan farmasi bagi masyarakat. Salah satu aspek krusial dalam operasional apotek adalah proses penerimaan dan penyimpanan obat, yang berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan kegiatan penerimaan dan penyimpanan sediaan obat di Apotek K-24 Kiaracondong. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung menggunakan form ceklist serta wawancara mendalam dengan apoteker penanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan sediaan obat telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur, meliputi pemeriksaan kesesuaian faktur, kondisi fisik produk, tanggal kadaluwarsa, dan pencatatan secara elektronik. Sementara itu, penyimpanan obat dilakukan dengan mengacu pada sistem FIFO (First in First Out) dan FEFO (First Expired First Out), klasifikasi berdasarkan bentuk sediaan, serta penempatan sesuai persyaratan khusus, termasuk untuk sediaan narkotika dan psikotropika. Secara keseluruhan, kegiatan pengelolaan obat di apotek tersebut telah memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam peraturan perundang – undangan, meskipun tetap diperlukan evaluasi berkala guna menjamin mutu dan efisiensi layanan kefarmasian
.
Kata kunci: Apotek, Pelayanan kefarmasian, Penerimaan obat, Penyimpanan obat
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > D3 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 05:01 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 05:01 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3933 |
