Oldena Ekansa Gontari, Ganis (2025) Asuhan Keperawatan pada Pasien Skizofrenia : Skizo Afektif dengan Risiko Perilaku Kekerasan di Ruang Perkutut RS Jiwa Provinsi Jawa Barat. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (410kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (494kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (568kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (306kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (921kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (596kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (521kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (1MB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (536kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (411kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (433kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan persepsi, emosi, dan perilaku, serta sering disertai risiko perilaku kekerasan. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi gangguan jiwa berat di Indonesia sebesar 7 per 1.000 rumah tangga, dengan Jawa Barat mencapai 1,6 per 1.000 penduduk. Di RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, tercatat 974 pasien dengan risiko kekerasan sepanjang tahun 2024. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi keperawatan yang tepat dan efektif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizoafektif dengan gangguan konsep diri berupa risiko perilaku kekerasan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif terhadap dua pasien yang mengalami risiko perilaku kekerasan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi langsung, dan telaah rekam medis. Intervensi dilakukan selama 3 hari menggunakan pendekatan bertahap melalui strategi pelaksanaan (SP), komunikasi terapeutik, dan terapi musik klasik Hasil : Diagnosa keperawatan prioritas yang ditegakkan adalah Risiko Perilaku Kekerasan (D.0146). Hasil yang ditunjukkan setelah diberikan terapi berupa SP 1 – SP 3 dan juga terapi musik klasik yaitu kontrol diri meningkat, verbalisasi umpatan menurun. Suara keras menurun, bicara ketus menurun Kedua pasien mulai menunjukan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan menurun, dan dan tidak menunjukan perilaku mengancam. Diskusi : penerapan SP secara bertahap terbukti efektif dalam mengurangi tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan. Keberhasilan intervensi dipengaruhi oleh konsistensi pendekatan perawat dan keterlibatan aktif pasien. Dukungan lingkungan terapeutik sangat diperlukan untuk keberlanjutan proses pemulihan pasien.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Edukasi , Risiko Perilaku Kekerasan, Skizofrenia, Terapi Musik
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AI Jiwa |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 08:48 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 08:48 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3913 |
