Auliya Azzahra, Najwa (2025) Asuhan Keperawatan pada Pasien Skizofrenia : Szhizoaffective dengan Isolasi Sosial di Ruang Perkutut Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (176kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (148kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (198kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (215kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (308kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (238kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (223kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (453kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (257kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (590kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (210kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (207kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang : Skizofrenia adalah gangguan jiwa kronis yang menyebabkan penurunan fungsi sosial, emosional, dan perilaku individu. Berdasarkan data WHO (2019), terdapat sekitar 450 juta orang di dunia mengalami gangguan jiwa berat. Di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar (2018) mencatat peningkatan kasus skizofrenia menjadi 2,5 juta orang, dengan prevalensi tertinggi di Jawa Barat. Di Ruang Perkutut Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat, tercatat 85,7% pasien mengalami skizofrenia, dengan 19 di antaranya menderita isolasi sosial. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizoafektif dengan gangguan konsep diri berupa isolasi sosial. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus terhadap dua pasien yang mengalami isolasi sosial. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Intervensi dilakukan selama 3–5 hari menggunakan pendekatan bertahap melalui strategi pelaksanaan (SP), komunikasi terapeutik, dan terapi berkenalan. Hasil : Hasil yang diperoleh dari asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia yang mengalami isolasi sosial ditemukan diagnosa keperawatan utama yang ditegakkan adalah Isolasi Sosial (D.0121). Intervensi dilakukan selama 3 hari menggunakan pendekatan bertahap melalui strategi pelaksanaan (SP), komunikasi terapeutik, dan terapi berkenalan. Hasil yang ditunjukkan setelah diberikan terapi berupa SP 1 – SP 3 dan juga terapi berkenalan yaitu peningkatan kemampuan interaksi sosial, menurunnya perilaku menarik diri, serta meningkatnya ekspresi afek positif. Kedua pasien mulai merespons sapaan, berani memperkenalkan diri, dan terlibat dalam kegiatan kelompok. Diskusi : Menunjukkan bahwa penerapan SP secara bertahap terbukti efektif dalam mengurangi isolasi sosial. Keberhasilan intervensi dipengaruhi oleh konsistensi pendekatan perawat dan keterlibatan aktif pasien. Dukungan lingkungan terapeutik sangat diperlukan untuk keberlanjutan proses pemulihan pasien.
Kata Kunci: Skizofrenia, Isolasi Sosial, Terapi Berkenalanan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AI Jiwa |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 07:14 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 07:14 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3903 |
