Az Zahra, Jihan (2025) Penetapan Kadar Kalium Sianida pada Air Rendaman Singkong dengan Air Kelapa Menggunakan Metode Titrasi Argentometri Liebig-Deniges. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (62kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (67kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (96kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (83kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (201kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (127kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (12kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (275kB)
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (5kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (149kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (523kB)
Abstract
Singkong diketahui memiliki kandungan senyawa berbahaya yakni sianida (HCN) jika dilakukan pengupasan dan disimpan dalam jangka waktu yang lama. Sementara itu, air kelapa merupakan sumber mineral, dengan kandungan mineral kalium yang banyak. Ion kalium (K+) yang bereaksi dengan sianida (CN-) akan membentuk senyawa Kalium Sianida (KCN) yang memiliki efek racun. Pemanfaatan racun tersebut telah banyak digunakan untuk mengendalikan hama pengerat oleh masyarakat akan tetapi penelitian mengenai kandungan dan kadar senyawa pada gabungan kedua tanaman tersebut masih terbatas dan memerlukan kajian lebih lanjut. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui kadar KCN pada air rendaman singkong dengan air kelapa sebagai racun pada hewan pengerat dengan membandingkan nya dengan literatur. Metodologi penelitian ini dimulai dari penyiapan bahan berupa singkong yang disimpan selama 8 hari yang kemudian direndam dengan air kelapa selama 12 jam, kemudian dilakukan validasi metode dan penetapan kadar dengan metode tititrasi Argentometri Liebig-Deniges dengan pereaksi AgNO3 serta indikator amnonia dan KI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel dengan perbandingan 1 kg singkong : 2 liter air kelapa memiliki kadar KCN sebesar 2,229 mg/20 mL. Dengan kadar tersebut, pemberian sebanyak 20,6 mL sediaan pada tikus berbobot 200 gram setara dengan dosis 11,5 mg/kg BB, yang merupakan nilai LD50 KCN pada tikus dewasa.
Kata kunci : kalium sianida, singkong, air kelapa, argentometri, racun tikus
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BF Analisis Farmasi Kimia Medisinal |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 06:44 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 06:44 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3881 |
