Nur Astuti, Siti (2025) Aktivitas Antitirosinase Serta Nilai Sun Protection Factor (SPF) dari Ekstrak dan Fraksi Makroalga Eucheuma cottonii sebagai Agen Tabir Surya Alami. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (109kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (330kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (270kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (149kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (146kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (219kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (278kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (544kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (416kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (514kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (255kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (245kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Enzim tirosinase merupakan katalis utama dalam biosintesis melanin yang memengaruhi pigmentasi kulit. Aktivitas berlebih enzim ini dapat memicu hiperpigmentasi sehingga diperlukan inhibitor alami yang aman dan efektif. Makroalga Eucheuma cottonii diketahui mengandung senyawa bioaktif berpotensi menghambat tirosinase sekaligus memberikan perlindungan terhadap radiasi ultraviolet (UV). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas penghambatan tirosinase dan nilai Sun Protection Factor (SPF) dari ekstrak serta fraksi E. cottonii. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi bertingkat menggunakan pelarut metanol yang dipadukan dengan ultrasonikasi, kemudian difraksinasi dengan n-heksana, etil asetat, dan metanol–air. Uji aktivitas penghambatan tirosinase dilakukan secara spektrofotometri menggunakan substrat L-DOPA, sedangkan nilai SPF dihitung in vitro berdasarkan absorbansi terhadap sinar UV pada panjang gelombang 290–320 nm. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa fraksi etil asetat memiliki daya hambat tirosinase tertinggi sebesar 75,21% pada konsentrasi 100 µg/mL dan nilai IC₅₀ terendah yang menunjukkan potensi penghambatan kuat. Nilai SPF tertinggi juga diperoleh pada fraksi ini, yaitu 17,67, yang tergolong kategori perlindungan tinggi. Berdasarkan hasil ini, E. cottonii berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif alami dalam formulasi kosmetik pencerah kulit sekaligus tabir surya alami yang aman dan ramah lingkungan.
Kata kunci: Eucheuma cottonii, tirosinase, SPF, tabir surya alami
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 03:48 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 03:48 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3868 |
