Dewi, Putriana (2022) Aktivitas dan Penentuan Senyawa Aktif Antibakteri dari Minyak Atsiri Daun Kunyit (Curcuma longa L) terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (105kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (182kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (218kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (338kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (262kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (323kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (385kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Download (101kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (696kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (101kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (342kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (595kB)
Abstract
Dari hasil penelitian sebelumnya diketahui bahwa daun kunyit mengandung minyak atsiri, terpenoid, alkaloid serta kurkuminoid, dari kandungan metabolit sekunder tersebut mempunyai gugus polar dan nonpolar yang bersifat aktif sebagai antibakteri. Minyak atsiri yang terkandung dalam daun kunyit mengandung golongan senyawa monoterpen, seskuiterpen, diterpen, politerpen, alkohol, ester dan
eter. Pada penelitian ini isolasi untuk mendapatkan minyak atsiri dari daun kunyit adalah dengan metode destilasi uap air dan didapatkan rendemen sebanyak 0,9486% b/b. Minyak atsiri daun kunyit dianalisis menggunakan metode GC-MS serta diuji aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium
acne dan Staphylococcus epidermidis. Analisis GC-MS dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia. Hasil dari GC-MS terdapat 7 komponen utama penyusun minyak atsiri daun kunyit dilihat dari persentasenya yang paling besar, senyawa tersebut diantaranya phellandrene, alpha. terpinolene, eucalyptol (1,8-Cineole),benzene,1-Methyl-4-(1-Methylethyl)-(CAS) P Cymene, beta.pinene, gamma.-terpinene, alpha.-pinene. Minyak atsiri daun kunyit diujikan terhadap bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis dengan metode difusi cakram. Hasil uji
difusi menunjukan bahwa minyak atsiri daun kunyit dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan memberikan daya hambat yang bersifat kuat pada masing-masing bakteri dengan konsentrasi 40%. Hasil KLT-Bioautografi diketahui senyawa yang dapat menghambat bakteri diduga adalah 1,8 cineole
setelah disemprot vanilin sulfat dan perhitungan rf.
Kata Kunci : Difusi, GC-MS, Minyak atsiri, Propionibacterium acne, Staphylococcus epidermidis.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 02:14 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 02:14 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3846 |
