Lutfiah, Nursyifa (2025) Formulasi dan Evaluasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Cincau Hijau (Premna oblongifolia Merr) dengan Basis Xanthan Gum Sebagai Antijerawat. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (170kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (213kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (195kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (202kB)
Daftar Pustaka.pdf - Updated Version
Download (218kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (232kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (211kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (361kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (428kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (199kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (218kB)
Lampiran.pdf - Updated Version
Download (1MB)
Abstract
Jerawat merupakan gangguan kulit yang terjadi akibat penyumbatan pori dan aktivitas Propionibacterium acnes. Pengobatan jerawat biasanya diberikan terapi antibiotik seperti klindamisin dan eritromisin yang dapat memberikan efek samping resistensi. Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah penggunaan bahan alam yang memiliki aktivitas antibakteri. Daun cincau hijau (Premna oblongifolia Merr) mengandung senyawa metabolit yang berpotensi sebagai atijerawat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimal xanthan gum yang digunakan dalam basis sediaan gel ekstrak daun cincau hijau dan aktivitas antibakterinya. Hasil penelitian menunjukkan formula terbaik pada xanthan gum konsentrasi 1% berdasarkan nilai desirability 1,00, dan KHM pada ekstrak etanol daun cincau hijau adalah 10%. Kemudian dilakukan formulasi dan evaluasi sifat fisik sediaan gel ektrak etanol daun cincau seperti organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat serta uji stabilitas penyimpanan suhu ruang dan freeze-thaw. Hasil uji aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak etanol daun cincau hijau mengindikasikan sediaan berpotensi sebagai sediaan agen antijerawat karena memiliki hasil rata-rata daya hambat 14,43 ± 0,15 mm dengan kategori Intermediate.
Kata Kunci: Daun cincau hijau, xanthan gum, gel, antijerawat, Propionibacterium acnes.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 01:14 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 01:14 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3839 |
