Puji Ameliani, Dela (2025) Analisis Asuhan Keperawatan pada Tn. D dengan Diagnosis Gangguan Mobilitas Fisik dan Intervensi Rubber Ball Grip Therapy di RPL Titian Benteng Gading Kabupaten Cimahi. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (17kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (289kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (245kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (338kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (322kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (435kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (343kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (659kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (636kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (211kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (434kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Prevalensi stroke di Indonesia tahun 2018 berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk umur ≥ 15 tahun sebesar (10,9%) atau diperkirakan sebanyak 2.120.362 orang (Riskesdas, 2019). Prevalensi stroke pada lansia (individu usia 60 tahun ke atas) cukup tinggi, dengan perkiraan sekitar 7,4% secara global. di Indonesia, stroke menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian, dengan angka kejadian mencapai 8,3 per 1.000 penduduk (Kemenkes, 2023). salah satu komplikasi umum stroke adalah penurunan kekuatan otot, yang menyebabkan gangguan mobilitas fisik dan aktivitas sehari-hari, untuk mencegahnya latihan rentang gerak dengan rubber ball grip therapy. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada Tn. D dengan diagnosis gangguan mobilitas fisik dan intervensi rubber ball grip therapy. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yaitu pemberian intervensi rubber ball grip therapy di Rumah Perawatan Lansia Titian Benteng Gading. Hasil dari asuhan keperawatan setelah diberikan Rubber ball grip therapy selama 7 hari dan hasil didapatkan bahwa dihari keempat kekuatan otot klien meningkat menjadi 4/5 dan klien mengatakan jika sering melakukan rubber ball grip therapy kekakuannya semakin berkurang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian latihan ROM aktif dengan rubber ball grip therapy efektif sebagai penatalaksanaan non farmakologis pada Tn. D yang memiliki masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik. Namun efektivitasnya terapi juga sangat bergantung pada tingkat keparahan stroke Tn. D, motivasi, dukungan, dan kepatuhan yang diberikan oleh staf RPL maupun keluarga, untuk meningkatkannya berikan motivasi serta dukungan agar menciptakan kepatuhan pasien saat diberikan intervensi.
Kata Kunci: Kekuatan otot, Lansia, Rubber ball grip therapy, Stroke non hemoragik
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | A Keperawatan > AE Gawat Darurat |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Keperawatan > Profesi Ners |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 02:35 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 02:35 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3699 |
