Refna Lutvia, Lulu (2025) Pembuatan Komposisi Sediaan Teh Kombinasi Herbal sebagai Antioksidan. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (196kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (288kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (194kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (249kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (271kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (276kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (277kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (539kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (384kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (572kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (159kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (244kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mendorong pengembangan minuman fungsional berbahan alami yang kaya akan senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi sediaan teh kombinasi herbal yang terdiri dari teh hitam (Camellia sinensis), kunyit (Curcuma longa), jahe (Zingiber officinale), kencur (Kaempferia galanga), dan daun pegagan (Centella asiatica) sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap, termasuk pembuatan simplisia, komposisi tiga varian teh herbal (K1, K2, K3), skrining fitokimia, uji hedonik, uji karakterisasi simplisia (kadar air, kadar abu, dan kadar sari larut air), uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, serta uji toksisitas akut pada mencit dengan metode OECD. Hasil skrining menunjukkan bahwa seluruh bahan mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan triterpenoid yang berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan. Komposisi K3 menunjukkan hasil terbaik pada uji hedonik, dengan nilai tertinggi pada aspek aroma, rasa, dan warna. Aktivitas antioksidan terbaik juga ditunjukkan oleh kompisisi K3, dengan nilai IC₅₀ sebesar 48,88 ppm, dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat. Uji toksisitas akut menunjukkan bahwa teh kombinasi herbal tidak menimbulkan kematian artinya LD₅₀ nya lebih dari dosis 5gram/kg bb, sehingga dinyatakan praktis tidak toksik. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teh kombinasi herbal memiliki potensi besar sebagai minuman fungsional alami dengan aktivitas antioksidan tinggi dan tingkat keamanan yang baik, serta diterima secara organoleptik oleh konsumen.
Kata Kunci: Teh Kombinasi Herbal, Antioksidan, Fitokimia, DPPH, Toksisitas Akut
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 04:53 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 04:55 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3682 |
