Afrakhsyad Muhammad Maza, Ivo (2025) Aktivitas Antibakteri Ekstrak N-Heksana, Etil Asetat dan Metanol Daun Kencana Ungu (Ruellia Tuberosa L.) terhadap Bakteri Penyebab Jerawat Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (219kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (205kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (206kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (203kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (266kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (235kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (229kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (514kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (458kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (733kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (219kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (210kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Jerawat merupakan masalah kulit yang umum disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Daun kencana ungu (Ruellia tuberosa L.) dikenal memiliki potensi sebagai obat herbal karena kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid dan saponin, yang diduga memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol dari daun kencana ungu terhadap kedua bakteri penyebab jerawat. Metode yang digunakan adalah ekstraksi bertingkat dengan pelarut yang berbeda, diikuti pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dan mikrodilusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua ekstrak tidak menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan, dengan tidak adanya zona hambat pada pengujian. Meskipun hipotesis menyatakan bahwa ekstrak daun kencana ungu memiliki potensi antibakteri, hasil menunjukkan bahwa senyawa bioaktif tidak cukup efektif melawan kedua bakteri tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun kencana ungu tidak efektif sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi senyawa lain yang mungkin memiliki aktivitas antibakteri dan melakukan pengujian terhadap jenis bakteri lain.
Kata kunci : Daun kencana ungu (Ruellia tuberosa L.), Jerawat, Antibakteri, Staphylococcus epidermidis, dan Propionibacterium acnes
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 04:36 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 04:36 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3656 |
