maesyaroh, Iis (2025) Formulasi dan Evaluasi Krim Kombinasi Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dan Bemotrizinol sebagai Tabir Surya. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (219kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (219kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (221kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (309kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (480kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (207kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (334kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (756kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (618kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (683kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (203kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (456kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (5MB)
Abstract
Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) mengandung senyawa xanton yang bersifat antioksidan dan berpotensi sebagai agen pelindung terhadap paparan sinar ultraviolet. Bemotrizinol merupakan senyawa kimia menyerap sinar UV spektrum luas digunakan dalam formulasi tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan krim kombinasi ekstrak kulit buah manggis dan bemotrizinol sebagai tabir surya, serta menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF) dari sediaan krim. Penelitian di mulai dengan memformulasikan dalam sediaan krim dengan cara pencampuran basis dengan ekstrak kulit buah manggis serta dengan bemotrizinol. Krim kombinasi ekstrak kulit buah manggis dengan bemotrizinol selanjutnya dilakukan evaluasi dan uji aktivitas nilai SPF secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan persamaan Mansur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka nilai SPF sediaan semakin tinggi dengan nilai yang diperoleh : FO basis (8,13) kategori proteksi maksimal, F1 ekstrak tunggal 6% (39,86), F2 bemotrizinol 5,6% ( 36,54), F3 kombinasi ekstrak 3% dengan bemotrizinol 2,8% (31,53) termasuk kategori proteksi ultra. Hasil evalusi krim tabir surya uji organoleptik, homogenitas , pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat memenuhi syarat. Hasil uji iritasi krim menunjukkan adanya iritan yang sangat ringan (negligible) pada punggung kelici pada F1 dan F3. Namun sensitivitas kulit hewan uji tidak sama dengan kulit manusia,sehingga ini tidak terlalu berbahaya.
Kata kunci= ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L), bemotrizinol, dan krim tabir surya
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 03:33 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 03:33 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3646 |
