Gabriela Da Costa Soares, Fidelia (2025) Uji Aktivitas Antioksidan serta Penetapan Kadar pada Kulit Batang dan Daun Kayu Ular (Strychnos lucida R. Br). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (205kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (214kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (221kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (222kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (275kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (265kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (279kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (412kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (377kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (466kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (208kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (271kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (777kB)
Abstract
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal radikal bebas. Kayu ular (Strychnos lucida R. Br) tanaman berasal dari famili longiceae yang digunakan oleh masyarakat asli di Pulau Timor untuk pengobatan penyakit malaria dan penyakit kulit. Pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan CUPRAC serta penetapan kadar Fenolik total dan flavonoid pada ekstrak dan fraksi daun serta kayu ular menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Metode ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan etanol 96% dan fraksinasi menggunakan ECC dengan n-heksana, etil asetat, dan etanol-air (20% v/v). Hasil pemantauan KLT ekstrak dan fraksi daun serta kulit batang kayu ular menunjukan adanya senyawa flavonoid, fenol,dan antioksidan. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukan adanya aktivitas antioksidan dengan aktivitas antioksidan paling besar ada pada ekstrak baik pada daun maupun kulit batang kayu ular. Hal ini dibuktikan dengan nilai IC50 pada kulit batang dan daun kayu ular berturut-turut yaitu 47,991 µg/mL dan 49,599 µg/mL serta nilai EC50 berturut-turut yaitu 41,494 µg/mL dan 40,102 µg/mL dengan vitamin C sebagai pembanding. Penetapan kadar fenolik total yang terbesar ada apa ekstrak yaitu pada daun memiliki persen kadar sebesar 13,279 mg/GAE dan 11,965 mg/GAE pada kulit batang. Persen kadar terbesar pada penetapan kadar flavonoid juga ada pada ektrak dimana persen kadar daun sebesar 11,025 mg/QE dan persen kadar kulit batang sebesar 10,916 mg/QE. Hasil penelitian menunjukan bahwa Daun dan kulit batang kayu ular berpotensi sebagai sumber antioksidan alternatif.
Kata Kunci : Antioksidan, CUPRAC, DPPH, Fenolik total, Flavonoid, Kayu Ular
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 08:06 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 08:06 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3618 |
