Rachmat Ramadhan, Farhan (2025) Evaluasi Pengaruh Indeks Massa Tubuh, Usia, dan Penggunaan Obat Terhadap Penurunan Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sumbersari. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (162kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (180kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (204kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (258kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (236kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (145kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (291kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (466kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (377kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (190kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (210kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (989kB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat. Faktor seperti indeks massa tubuh (IMT), usia, dan jenis obat yang digunakan dapat mempengaruhi efektivitas pengendalian kadar glukosa darah. Namun, evaluasi secara simultan terhadap ketiga faktor ini di tingkat layanan primer masih terbatas. Tujuan: Menilai pengaruh IMT, usia, dan penggunaan obat (metformin dan glimepiride) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien lama dan baru DMT2 di Puskesmas Sumbersari. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif observasional dengan desain crosssectional. Data rekam medis pasien tahun 2024 dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, korelasi Pearson, uji t-test, dan regresi linear berganda. Hasil: Mayoritas pasien tergolong obesitas (85,5%) dan lebih dari separuh berusia ≥ 45 tahun. IMT menunjukkan hubungan kuat terhadap penurunan glukosa darah (r = 0,647–0,744), sedangkan usia menunjukkan hubungan lemah namun signifikan. Metformin lebih efektif dibandingkan glimepiride dalam menurunkan kadar glukosa darah, baik pada pasien lama maupun baru (p < 0,01). Hasil regresi menunjukkan ketiga variabel berpengaruh signifikan secara simultan terhadap penurunan kadar glukosa darah (R² = 0,910–0,949). Kesimpulan: IMT, usia, dan penggunaan obat memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah. Metformin terbukti lebih efektif daripada glimepiride. Hasil ini dapat menjadi acuan dalam penentuan terapi yang lebih tepat di layanan kesehatan primer.
Kata kunci: Diabetes melitus tipe 2, indeks massa tubuh, usia, metformin, glimepiride, glukosa darah
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 03:40 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 03:40 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3584 |
