Nur Azizah, Risma Faridatun (2022) Penetapan Kadar Flavonoid Total dan Aktivitas Antiinflamasi Metode Stabilitas Membran HRBC Ekstrak Rimpang Kunyit,Herba Pegagan,Daun Katuk dan Kombinasinya. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (398kB)
Pengesahan.pdf - Updated Version
Download (398kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (453kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (527kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (573kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (564kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (958kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (425kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (660kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (997kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (442kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (452kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Inflamasi merupakan suatu respon tubuh yang diakibatkan berbagai rangsangan baik secara mekanik maupun kimia. Salah satu senyawa yang berpotensi sebagai antiinflamasi yaitu
flavonoid. Flavonoid bekerja dengan cara menghambat sekresi enzim lisosom dan asam arakidonat. Pada beberapa penelitian membuktikan bahwa kombinasi dari beberapa ekstrak
tanaman memberikan efek yang lebih baik dari ekstrak tunggalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui kandungan flavonoid total dan aktivitas antiinflamasi dari ekstrak rimpang kunyit, daun katuk, herba pegagan dan kombinasinya. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan dengan metode Ordon dan uji aktivitas antiinflamasi menggunakan metode stabilisasi membran HRBC. Hasil penetapan kadar flavonoid total yang diperoleh dari ekstrak rimpang kunyit, herba pegagan dan daun katuk berturut-turut sebesar 89,23; 75,24 dan 40,99 mg QE/g. Aktivitas antiinflamasi diperoleh rata-rata nilai IC50 untuk ekstrak rimpang kunyit, herba pegagan dan daun katuk berturut-turut sebesar 80,08; 82,01 dan 85,74 µg/mL. Sedangkan nilai IC50 kombinasi ekstrak dengan perbandingan 1:1 dari rimpang kunyit herba pegagan, kombinasi ekstrak rimpang kunyit daun katuk, dan kombinasi ekstrak herba pegagan daun katuk berturut-turut adalah 50,04; 53,56 dan 55,52 µg/mL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga ekstrak ini baik secara tunggal ataupun kombinasi berpotensi sebagai agen antiinflamasi, dimana kombinasi ekstrak menunjukkan aktivitas inflamasi yang lebih baik dibanding ekstrak tunggalnya.
Kata Kunci : Daun katuk, Herba pegagan, Rimpang kunyit, Kombinasi, Inflamasi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BD Biologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 02:45 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 02:45 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3577 |
