Formulasi dan Evaluasi Krim Kombinasi Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) dan Bemotrizinol sebagai Tabir Surya

Salsabilla, Else (2025) Formulasi dan Evaluasi Krim Kombinasi Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) dan Bemotrizinol sebagai Tabir Surya. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (212kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (256kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (260kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (238kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (341kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (232kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (271kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (622kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (395kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (568kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (230kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (226kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (3MB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tropis karena berada di daerah kharulistiwa, sehingga akan terpapar sinar matahari langsung dengan intensitas tinggi sepanjang tahun. Bemotrizinol merupakan penyerap UV spektrum luas (280 – 380 nm). Ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) mengandung senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai tabir surya dan antioksidan. Sun protection factor (SPF) digunakan sebagai parameter umum untuk menunjukkan efektivitas tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak daun binahong dan bemotrizinol ke dalam sediaan krim dengan menghasilkan efektivitas tabir surya yang baik. Optimasi basis krim dilakukan menggunakan software design expert 13. Dilakukan uji stabilitas real time dan cycling test terhadap krim, pengujiannya meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Kemudian dilakukan uji iritasi serta penentuan nilai SPF secara in vitro menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Formula basis optimum ditunjukkan dengan asam stearat (8%) dan setil alkohol (2%). Hasil uji stbailitas real time dan cycling test sediaan krim dianalisis secara statistik yang meliputi uji normalitas, homogenitas, one way ANOVA dan uji lanjutan post hoc. Hasil analisis statistik menunjukkan terjadi perbedaan yang signifikan (p<0,05) selama uji stabilitas real time dan cycling test, namun masih memenuhi persyaratan evaluasi. Sediaan krim F2 termasuk ke dalam kategori iritan ringan dan krim F3 termasuk ke dalam kaategori iritan sangat ringan. Nilai SPF untuk F0 4,49±0,00 (proteksi minimal), F1 31,07±0,06 (proteksi ultra), F2 27,25±0,03 (proteksi ultra), F3 29,64±0,08 (proteksi ultra)

Kata kunci: Bemotrizinol, ekstrak daun binahong, krim tabir surya, SPF

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BD Biologi Farmasi
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 27 Jan 2026 01:49
Last Modified: 27 Jan 2026 01:49
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3565

Actions (login required)

View Item
View Item