Formulasi dan Evaluasi Sediaan Gel Ekstrak Pegagan (Centella asiatica L ) dengan Aktivitas Antiinflamasi

Sukamto, - (2022) Formulasi dan Evaluasi Sediaan Gel Ekstrak Pegagan (Centella asiatica L ) dengan Aktivitas Antiinflamasi. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (221kB)
[thumbnail of Pengeshan.pdf] Text
Pengeshan.pdf - Published Version

Download (190kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (304kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (210kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (187kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (192kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (350kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (183kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (319kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (337kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf - Published Version

Download (182kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (312kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (590kB)

Abstract

Pegagan (Centella asiatica L ) secara empiris dimasyarakat digunakan sebagai antiinflamasi. Kandungan metabolit sekunder seperti asiatikosida, asam asiatik, asam madecasid,
madecassosid, asam sikloheksanekarboksilik dan nobiletin diduga berperan sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak pegagan dalam sediaan gel dan menentukan efek antiinflamasi dari sediaan yang dibuat berdasarkan penurunan volume udema telapak kaki tikus yang diinduksi dengan karagenan. Ekstrak pegagan dibuat dengan metode maserasi. Bentuk sediaan gel dipilih karena memiliki efek dingin pada kulit sehingga memberikan kenyamanan pada kulit yang terjadi inflamasi. Radang yang terjadi diukur menggunakan alat pletismometer. Hasil evaluasi sediaan dengan parameter organoleptik, pH,
viskositas dan daya sebar pada penyimpanan dalam suhu ruang selama 28 hari untuk ke-3 formula yang dibuat memenuhi persyaratan evaluasi sediaan gel. Hasil uji aktivitas
antiinflamasi pada F3 dengan konsentrasi ekstrak 10% memberikan hasil terbaik dengan persentase radang 25,55%. Diperkuat dengan uji statistik tidak adanya perbedaan bermakna dengan kontrol positif Na diklofenak yang dilihat dari nilai P>0,05.

Kata Kunci: inflamasi, ekstrak, pegagan, gel

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 27 Jan 2026 01:34
Last Modified: 27 Jan 2026 01:34
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3564

Actions (login required)

View Item
View Item