Hutajulu, Rio Kevin (2022) Identifikasi Adulteran Kopi Robusta pada Kopi Luwak Arabika Sidikalang Menggunakan Metode FTIR ATR dengan Pendekatan Upport Vector Machine (SVM). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (78kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (76kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (136kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (177kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (74kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (70kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (453kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (68kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (68kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Bab 7.pdf - Published Version
Download (75kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (158kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Kopi luwak arabika Sidikalang dikenal dengan memiliki kualitas dan harga yang tinggi, namun dipasaran kopi luwak sering ditambahkan bahan lain contohnya seperti kopi robusta yang memiliki nilai ekonomi yang rendah. Dikarenakan bahan yang ditambahkan/diadulterasikan mempunyai kemiripan baik secara fisika maupun kimia mengakibatkan sukar untuk dibedakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasi spektrum FTIR ATR dari sediaan kopi luwak arabika Sidikalang terhadap sediaan kopi robusta dan menganalisis adanya adulteran kopi robusta pada kopi luwak arabika Sidikalang yang beredar dipasaran. Metode analisis FTIR digunakan untuk membuat pola sidik jari dari ekstrak kopi melalui analisis kemometrik dengan metode Support Vector Machine (SVM) yang dikombinasikan dengan Principal Component Analysis (PCA) untuk memperkecil data spektrumnya. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengukuran spektrum inframerah menggunakan
alat FTIR, pada bilangan gelombang 4000-650 cm-1 dan resolusi 4 cm-1. Pengukuran paramater tambahan diukur pada larutan ekstrak kental kopi dan nilainya di kombinasikan dengan data analisis kemometrik. Klasifikasi dari kopi luwak arabika Sidikalang dan kopi robusta menggunakan data PC1, PC2, dan PC3 dengan nilai berturut-turut 74%, 18,8%, dan 2%, serta dikombinasikan dengan nilai parameter pendukung. Hasil menunjukkan bahwa klasifikasi PC1, PC2, dan PC3 untuk sampel A, B, dan C memasuki daerah kopi luwak arabika Sidikalang.
Sedangkan klasifikasi PC1, PC2, dan nilai parameter pendukung untuk sampel A dan C memasuki daerah kelompok kopi luwak arabika Sidikalang dan untuk sampel B memasuki
daerah robusta. Dapat disimpulkan bahwa sampel kopi B mengandung adulteran kopi robusta dari daerah Sidikalang dan Lampung.
Kata kunci: Adulteran, FTIR, PCA, SVM
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BF Analisis Farmasi Kimia Medisinal |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:08 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 07:08 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3541 |
