Yunita, Dilla (2025) Formulasi Sediaan Krim Antiperpigmentasi Berbahan Aktif Asam Kojat dari Jamur Aspergillus Oryzae dengan Penambahan Sumber Karbon Sukrosa. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (271kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (223kB)
Persetujuan.pdf - Published Version
Download (239kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (256kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (314kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (275kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (323kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (446kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (396kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (483kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Download (310kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (264kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Hiperpigmentasi merupakan masalah kulit yang umum terjadi akibat produksi melanin berlebihan. Asam kojat, yang diproduksi oleh jamur Aspergillus oryzae, diketahui efektif sebagai inhibitor enzim tirosinase untuk menghambat pembentukan melanin. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan krim antihiperpigmentasi berbahan aktif asam kojat dari Aspergillus oryzae dengan penambahan sumber karbon sukrosa serta mengevaluasi sediaan dan efektivitasnya. Metode penelitian meliputi fermentasi jamur, ekstraksi asam kojat, formulasi krim, dan uji aktivitas penghambatan tirosinase. Hasil identifikasi menggunakan LC-MS menunjukkan bahwa hasil fermentasi Aspergillus oryzae dengan penambahan susbtrat sukrosa dapat menghasilkan asam kojat. Penambahan sukrosa mampu meningkatkan produksi ekstrak asam kojat, namun jumlah biomassa yang dihasilkan lebih rendah dibandingkan tanpa penambahan substrat. Formulasi krim dengan penambahan esktrak asam kojat 1% (F1); 1,5% (F2); 2% (F3) menghasilkan krim yang memenuhi syarat evaluasi sediaan yang terdiri dari uji organoleptik, homogenitas, daya sebar, pH, dan viskositas. Seluruh formula juga aman digunakan dengan indeks iritasi 0,00. Uji aktivitas menunjukkan F3 memiliki nilai inhibisi
tertinggi 3,91× lipat dibandingkan kontrol positif (vitamin C) dalam menghambat tirosinase. Dengan demikian, krim asam kojat dari Aspergillus oryzae dengan sukrosa berpotensi sebagai sediaan antihiperpigmentasi yang efektif.
Kata kunci : Asam kojat, Aspergillus oryzae, hiperpigmentasi, krim, sukrosa,
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:08 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 07:08 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3538 |
