Nurpalah, Tegar Muhamad (2022) Aktivitas Antibakteri Ekstrak Dan Fraksi Jamur Kancing (Agaricus bisporus) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli Dan Methicillin Resistant Staphylococcus aureus. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (102kB)
Pengeshan.pdf - Published Version
Download (71kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (131kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (110kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (69kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (141kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (211kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Download (178kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (64kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (143kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Infeksi merupakan keadaan dimana mikroorganisme menempel dan berkembang biak di dalam tubuh. Infeksi diakibatkan oleh organisme yang bersifat mikroskopik contohnya seperti bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengembangkan penelitian tentang aktivitas ekstrak dan fraksi jamur kancing (Agaricus bisporus) terhadap perkembangan bakteri, mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dari ekstrak dan fraksi jamur kancing terhadap bakteri dan mengetahui golongan senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan menggunakan metode bioautografi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan MRSA dengan konsentrasi 200.000 µg/mL, 100.000 µg/mL, 50.000 µg/mL, dan 25.000 µg/mL dengan pembanding tetrasiklin 1.000 µg/mL menggunakan metode cakram kertas. Hasil penelitian uji aktivitas dari ekstrak dan fraksi jamur kancing mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri uji yaitu Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan MRSA. Pada uji KHM konsentrasi yang digunakan lebih kecil diantaranya 25.000 µg/mL, 12.500 µg/mL, 10.000 µg/mL, 5.000 µg/mL,
2.500 µg/mL, 1.000 µg/mL, 500 µg/mL, 250 µg/mL, 100 µg/mL dan pembanding tetrasiklin 10 µg/mL dengan menggunakan metode cakram kertas. Nilai KHM pada aktivitas antibakteri
pada ekstrak dan fraksi jamur kancing berada pada ekstrak dengan konsentrasi 2.500 µg/mL terhadap bakteri E.coli, S.aureus berada pada semua larutan uji dengan konsentrasi 2.500 µg/mL. Sedangkan pada bakteri MRSA KHM berada pada ekstrak dengan konsentrasi 1.000 µg/mL. Hasil uji bioautografi terdapat bercak yang memiliki aktivitas antibakteri, diduga senyawa yang memiliki aktivitas yaitu golongan flavonoid.
Kata Kunci: Antibakteri, Infeksi, Agaricus bisporus, Cakram kertas, Bioautografi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 06:51 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 06:51 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3534 |
