Anjeliani, Teodora (2022) Aktivitas Antihiperglikemia Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia pinnata J.R. Forst & G. Forst) secara In Vitro dan In Vivo. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (103kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (111kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (212kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (170kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (246kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (158kB)
bab 2.pdf - Published Version
Download (455kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (287kB)
bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (144kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (233kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Hiperglikemia merupakan suatu keadaan berupa kenaikan kadar glukosa darah melebihi batas normal yang menjadi ciri dari sejumlah penyakit terutama diabetes mellitus. Karbohidrat jenis polisakarida dan disakarida dimetabolisme oleh enzim α-glukosidase di usus menjadi monosakarida (glukosa) kemudian diserap oleh usus dan memasuki sirkulasi darah sehingga meningkatkan kadar glukosa darah posprandial. Berdasarkan IDF, penderita diabetes secara global pada tahun 2021 mencapai 537 juta orang dewasa. Matoa secara empiris telah digunakan sebagai antidiabetes dan terbukti memiliki potensi aktivitas antidiabetes melalui penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperglikemia ekstrak etanol daun matoa (EEDM) secara in vitro dan in vivo. Pengujian in vitro bertujuan untuk mengetahui kemampuan EEDM dalam menghambat enzim α-glukosidase. Aktivitas penghambatan diketahui dengan mengukur absorbansi p-nitrofenol dengan microplate reader.
Pengujian in vivo bertujuan untuk mengamati penghambatan kenaikan kadar glukosa darah (KGD) mencit Swiss Webster jantan yang diberi sukrosa. Metode pengujian yang digunakan adalah uji tes toleransi glukosa oral (TTGO). Hasil penelitian membuktikan EEDM mampu menghambat enzim α
glukosidase secara in vitro dengan IC50 44,413 ppm yaitu lebih kecil dari standar acarbose murni. EEDM dosis 1000 mg/kg BB mampu menghambat kenaikan KGD mencit mulai dari menit ke-30 dan KGD mencit kembali normal pada menit ke-120 dengan KGD yang tidak berbeda bermakna dengan standar acarbose. Kesimpulan penelitian ini adalah EEDM memiliki aktivitas antihiperglikemia secara in vitro dan in vivo.
Kata Kunci : antihiperglikemia, matoa, Pometia pinnata, α-glukosidase
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 06:25 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 06:25 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3531 |
