Studi Formulasi dan Karakterusasi Nanofitosom dari Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) serta Pengaruh Surfaktan Cremophor® Rh 40 sebagai Agen Penstabil

Rosa Hanaya, Cicia (2025) Studi Formulasi dan Karakterusasi Nanofitosom dari Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) serta Pengaruh Surfaktan Cremophor® Rh 40 sebagai Agen Penstabil. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (222kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (193kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (216kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (244kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (304kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (272kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (283kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (518kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (335kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (424kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (258kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (276kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (975kB)

Abstract

Diabetes adalah penyakit metabolik jangka panjang yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah. Daun salam (Syzygium polyanthum) diketahui mengandung senyawa flavonoid (kuerska etin) yang berpotensi sebagai agen antidiabetes, namun rendahnya bioavaibilitas senyawa aktif menjadi kendala dalam pengembangan sediaan. Salah satu pendekatan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui formulasi sistem penghantaran nanopartikel seperti nanofitosom. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa flavonoid (kuersetin) dalam daun salam, memformulasikan dan mengkarakterisasi nanofitosom dari ekstrak daun salam serta mengevaluasi pengaruh surfaktan Cremophor RH40 sebagai agen penstabil. Metode penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan metode simplex lattice design dengan software Design Expert version 11 dan proses skrining fitokimia, formulasi nanofitosom dengan metode refluks, serta karakterisasi meliputi ukuran partikel, indeks polidispersitas (PDI), potensial zeta, dan morfologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun salam (Syzygium polyanthum) mengandung flavonoid (kuersetin). Cremophor RH40 berpengaruh terhadap ukuran partikel dan stabilitas sediaan, dengan seluruh formula memenuhi syarat yaitu ukuran partikel <1000 nm, nilai PdI <0,5 kecuali F3, potensial zeta ±20 mV mencerminkan kestabilan fisik yang baik, dan morfologi yang speris. Dengan demikian, penggunaan Cremophor RH40 sebagai agen penstabil terbukti efektif dalam meningkatkan karakteristik dan kestabilan fisik nanofitosom ekstrak daun salam. Formulasi ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai terapi antidiabetes.

Kata Kunci : Nanofitosom, daun salam, surfaktan, Cremophor RH40

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 26 Jan 2026 03:37
Last Modified: 26 Jan 2026 03:37
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3517

Actions (login required)

View Item
View Item