Pengembangan Formula dan karakterisasi Nanoemulsi Menggunakan Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Agen Antikula

Rota Pramudiahwardani, Ananda (2025) Pengembangan Formula dan karakterisasi Nanoemulsi Menggunakan Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Agen Antikula. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (28kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (108kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (128kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (239kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (743kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (14kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (154kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (550kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (71kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (823kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (9kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (279kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan penanganan cepat dan tepat. Penggunaan terapi konvensional seperti silver sulfadiazine masih menimbulkan efek samping sehingga dibutuhkan alternatif alami yang lebih aman. Daun salam (Syzygium polyanthum) diketahui mengandung senyawa flavonoid, khususnya myricetin, yang memiliki aktivitas antiinflamasi dan penyembuh luka. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi senyawa flavonoid (myricetin) dalam ekstrak daun salam, untuk memformulasikan dan mengkarakterisasi nanoemulsi menggunakan minyak bunga matahari, Cremophor RH40, Plantacare 1200, dan PEG 400. Penelitian dilakukan melalui metode eksperimental menggunakan metode simplex lattice design dengan software Design Expert version 11. Ekstraksi daun salam dilakukan dengan pelarut etanol 96%, dilanjutkan dengan skrining fitokimia dan analisis LC-MS/MS untuk identifikasi senyawa aktif. Nanoemulsi disiapkan dengan metode homogenisasi panas menggunakan magnetic stirrer yang diikuti dengan proses sonikasi. Karakterisasi yaitu ukuran partikel, indeks polidispersitas, potensial zeta dan morfologi. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun salam mengandung myricetin. Nanoemulsi yang terbentuk menunjukkan ukuran partikel seluruh formula memenuhi syarat kecuali F3 (>1000nm), indeks polidispersitas seluruh formula memenuhi syarat kecuali F3, F8, dan F9 (>0,5), potensial zeta yang stabil > ±20 mV, dan Morfologi sferis. Simpulannya, nanoemulsi berbasis ekstrak daun salam memenuhi kriteria karakterisasi dan berpotensi sebagai formulasi topikal untuk terapi luka.

Kata kunci : Daun salam, Nanoemulsi, Myricetin.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 26 Jan 2026 01:21
Last Modified: 26 Jan 2026 01:21
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3505

Actions (login required)

View Item
View Item