Formulasi dan Evaluasi Mikrokapsul Ekstrak Daun Salam (Syzygium Polyanthum) Dalam Sediaan Effervesent sebagai Antioksidan

Liesdia Putri, Amanda (2025) Formulasi dan Evaluasi Mikrokapsul Ekstrak Daun Salam (Syzygium Polyanthum) Dalam Sediaan Effervesent sebagai Antioksidan. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (187kB)
[thumbnail of Pengesahan.pdf] Text
Pengesahan.pdf - Published Version

Download (228kB)
[thumbnail of Persetujuan.pdf] Text
Persetujuan.pdf - Published Version

Download (172kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (230kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (330kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (257kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (246kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (343kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (403kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (475kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version

Download (208kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (217kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk tanaman daun salam (Syzygium polyanthum) yang memiliki manfaat tidak hanya sebagai bumbu dapur, tetapi juga sebagai obat tradisional, seperti pelindung dari radikal bebas. Radikal bebas berlebih dapat merusak sel tubuh dan memicu penyakit kronis (antidiabetes, antihipertensi). Untuk menetralkannya, diperlukan antioksidan. Biasanya daun salam dikonsumsi melalui rebusan, namun cara ini kurang praktis sehingga diformulasikan menjadi mikrokapsul menggunakan metode fluid bed dryer (FBD), lalu menjadi sediaan effervescent. Penelitian ini melibatkan tiga formula dengan variasi konsentrasi asam, yang kemudian dievaluasi mulai dari tahap ekstrak, mikrokapsul, hingga sediaan effervescent. Evaluasi fisik meliputi determinasi, skrining fitokimia, serta uji organoleptik, kadar air (<10%), laju alir (4–10 g/detik), kompresibilitas (<10%), waktu larut (<5 menit), dan tinggi buih (2–4 cm). Pengujian antioksidan dilakukan secara kualitatif dengan KLT dan kuantitatif menggunakan metode DPPH untuk menentukan nilai IC50. Hasilnya menunjukkan nilai IC50 berturut-turut: ekstrak daun salam (35,90 μg/mL), mikrokapsul (45,76 μg/mL), formula I (54,88 μg/mL), formula II (52,27 μg/mL), dan formula III (52,22 μg/mL). Formula III dianggap terbaik karena memiliki nilai IC50 paling rendah diantara formula effervescent lainnya, menunjukkan potensi suplemen kesehatan antioksidan yang lebih tinggi, serta memenuhi seluruh parameter fisik yang disyaratkan.

Kata Kunci: Daun Salam, Mikrokapsul, Fluid bed dryer, effervesent.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 22 Jan 2026 08:29
Last Modified: 22 Jan 2026 08:29
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3449

Actions (login required)

View Item
View Item