Safitri, Suci Dwi (2022) Potensi Terjadinya Interaksi Obat Antipsikotik Pada Pasien Skizofrenia Rawat Inap Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (43kB)
Pengesahan.pdf - Published Version
Download (207kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (318kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (330kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (207kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (213kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (221kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (367kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (202kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (325kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (488kB)
Abstract
Skizofrenia merupakan gangguan kesehatan mental yang membutuhkan terapi dengan jangka waktu yang panjang. Prevalensi penyakit skizofrenia di Indonesia sebesar 0,17% atau dapat diperkirakan antara 400.000 jiwa. Terapi utama skizofrenia menggunakan antipsikotik baik itu antipsikotik atipikal dan tipikal. Penggunaan terapi kombinasi saat ini banyak digunakan sehingga berpotensi adanya interaksi obat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi terjadinya interaksi obat antipsikotik pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini adalah penelitian observasional secara cross-sectional dengan menggunakan data retrospektif berupa data rekam medik pasien rawat inap pada periode November 2021-Februari 2022. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling yaitu sebanyak 184 pasien. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola pemberian antipsikotik kombinasi dengan penggunaan obat paling banyak yaitu haloperidol - klozapin sebanyak 72 kejadian (39%). Diperoleh bahwa potensi interaksi obat yang teridentifikasi sebanyak 196 interaksi. Interaksi tersebut meliputi 179 interaksi mayor (91,33%), 17 interaksi moderat (8,67%), 0 interaksi minor (0%). Jenis interaksi yang terjadi yaitu interaksi farmakodinamik.
Kata Kunci : Antipsikotik, interaksi obat, skizofrenia
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 02:06 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 02:06 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3322 |
