Maulana, Egy Rizky (2022) Analisis Kadar Nitrit Pada Daun Katuk Dan Daun Pegagan Dengan Pereaksi Griess. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (450kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (633kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (504kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (549kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (627kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (612kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (954kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (434kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (579kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (914kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (538kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (542kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Sayuran menjadi sumber nutrisi yang penting bagi manusia. Katuk dan pegagan merupakan sayuran yang banyak mengandung gizi dan tinggi serat yang bermanfaat bagi tubuh. Selain memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, sayuran ini juga mengandung senyawa yang berbahaya bagi tubuh seperti nitrit (NO₂⁻). Efek berbahaya yang ditimbulkan nitrit yaitu methemoglobinemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar nitrit yang terkandung pada sayuran katuk dan pegagan dengan metode spektrofotometri visibel menggunakan pereaksi Griess dengan prinsip reaksi diazotasi
asam sulfanilat oleh asam nitrit, dimana diikuti oleh reaksi kopling dengan a-naftilamina yang membentuk suatu zat pewarna azo berwarna merah, nitrit masih dalam batas yang
diperbolehkan untuk dikonsumsi sesuai dengan nilai ADI (Acceptable Daily Intake). Sebelum analisis kadar, dilakukan validasi metode dengan parameter seperti linearitas
dengan persamaan garis regresi linier yaitu y = bx+a (y = 0,0551x+0,153) r=0,9994, BD=0,5647 bpj, BK=1,8824 bpj, % perolehan kembali pada salah satu sampel hari ke 1=0,8113 ke 2=1,0266 ke 3=1,1520 dan akurasi pada konsentrasi 3 bpj=116,2253%, 6 bpj=88,6267% dan 9 bpj=90,4080%. Kadar nitrit pada katuk sesudah perebusan hasil rata
rata 16,8401 mg/kg dan pada pegagan sebesar 42,1807 mg/kg. Kadar nitrit dari semua sampel katuk dan pegagan masih dalam batas yang diperbolehkan untuk dikonsumsi yaitu 0,07 mg/kg berat badan manusia sesuai dengan nilai ADI (Acceptable Daily Intake).
Kata kunci: Katuk; Pegagan; Nitrit; Pereaksi Griess; Spektrofotometri visibel
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BF Analisis Farmasi Kimia Medisinal |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 07:42 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 07:42 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3296 |
