Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Insulin Tunggal Dan Insulin Kombinasi Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Inap Di Salah Satu Rumah Sakit Umum Kota Bandung

Wahyuni, Fitri (2022) Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Insulin Tunggal Dan Insulin Kombinasi Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Inap Di Salah Satu Rumah Sakit Umum Kota Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (53kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan.pdf] Text
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version

Download (51kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (82kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (61kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (146kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (27kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (266kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (16kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (117kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (255kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf - Published Version

Download (16kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (88kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (189kB)

Abstract

Diabetes melitus adalah suatu gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan gula darah secara kronis. Pada tahun 2021 tercatat sekitar 19,5 juta orang di Indonesia yang memiliki penyakit diabetes melitus. Di Indonesia pada tahun 2015 biaya pengobatan diabetes melitus mencapai Rp. 2.538.268/pasien DM/tahun. Tersedianya berbagai jenis terapi insulin baik itu insulin tunggal ataupun kombinasi dengan efektivitas terapi yang berbeda dapat menyebabkan perbedaan biaya baik biaya medik langsung ataupun biaya medik tidak langsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai ACER dan ICER pada terapi penggunaan insulin tunggal dan insulin kombinasi serta untuk mengetahui antidiabetik mana yang lebih cost effective pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat
observasional dan pengambilan datanya secara retrospektif pada lembar rekam medis dan keuangan di salah satu Rumah Sakit Umum Kota Bandung pada periode bulan Oktober –Desember 2021. Data biaya meliputi biaya obat, biaya rawat inap, dan biaya alat kesehatan. Data dianalisis dengan menggunakan metode Cost Effectiveness Analysis. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa penggunaan insulin kombinasi (insulin aspart + insulin glargine) memiliki nilai ACER lebih kecil yaitu Rp. 49.491,13 dibandingkan dengan insulin glargine yaitu sebesar Rp. 59.933,89 dan dilanjutkan dengan insulin aspart yaitu sebesar Rp. 65.310,47. Nilai ICER yang didapatkan untuk penggantian insulin aspart dengan insulin kombinasi memerlukan penambahan biaya sebesar Rp. 20.582, sedangkan untuk penggantian insulin glargine dengan insulin kombinasi memerlukan penambahan biaya sebesar Rp.37.648 (healthcare perspective).Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terapi insulin kombinasi (insulin aspart + insulin glargine) memiliki nilai lebih cost effective dibandingkan dengan penggunaan insulin tunggal (insulinaspart atau insulin glargine).

Kata Kunci: ACER, Efektivitas biaya, DM tipe 2, ICER,Insulin tunggal dan kombinasi

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 13 Jan 2026 02:04
Last Modified: 13 Jan 2026 02:04
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3264

Actions (login required)

View Item
View Item