Formulasi Gel Antinyamuk Ekstrak Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.)

Siregar, Gita Marisa Octavia (2022) Formulasi Gel Antinyamuk Ekstrak Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (247kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan.pdf] Text
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version

Download (218kB)
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf] Text
Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (257kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (288kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (274kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (292kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf - Published Version

Download (293kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (176kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (279kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (304kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf - Published Version

Download (287kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (380kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang timbul dari virus dengue dan ditularkan lewat nyamuk. Sediaan antinyamuk yang beredar di pasaran memiliki kandungan bahan aktif DEET (diethylmetatoluamide) sintetis yang memiliki konsentrasi 10-15% yang dapat menimbulkan reaksi hipersensitivitas. Salah satu tanaman yang mengandung insektisida ialah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Kandungan zat aktif yang efektif dalam menangkal gigitan nyamuk ialah flavonoid.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas dan presentase konsentrasi yang efektif dalam sediaan gel ekstak Belimbing Wuluh untuk menangkal gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Skrinning Fitokimia, uji Organoleptis, uji Homogenitas, uji pH, uji Daya Sebar, uji Viskositas, serta Uji Kestabilan Fisik. Berdasarkan hasil uji efektivitas sediaan antinyamuk yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa formula 3 dengan konsentrasi zat aktif 5% dan formula 4 konsentrasi zat aktif 6% memiliki daya proteksi lebih baik dibandingkan formula lainnya. Sehingga dapat diberi kesimpulan bahwa sediaan gel ekstak Belimbing Wuluh efektif dalam menangkal gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan presentase
konsentrasi yang efektif ialah 5% pada formula 3 dan 6% pada formula 4.

Kata kunci : Gel, Demam Berdarah Dengue, Belimbing Wuluh

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: B Farmasi > BB Teknologi Farmasetika Teknologi Farmasi
Divisions: Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: Pustaka Pustaka Pustakawan
Date Deposited: 12 Jan 2026 10:47
Last Modified: 12 Jan 2026 10:47
URI: https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3259

Actions (login required)

View Item
View Item