Gumilar, Hasna Fadhilah (2022) Ananalisis Sidik Jari Herba Pegagan (Centella asiatica (L.)Urb) di Daerah Jawa Barat Menggunakan Metode Spektrofotometri FTIR dikombinasi dengan PCA. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (76kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (62kB)
Kata pengantar.pdf - Published Version
Download (72kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (86kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (76kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (18kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (168kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (25kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (6kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (150kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (4MB)
Abstract
Pegagan merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dan termasuk kedalam 50 jenis tanaman obat yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Kurangnya kontrol kualitas obat
tradisional dapat mengakibatkan banyaknya kecurangan. Pendekatan multikomponen seperti pola sidik jari dapat digunakan untuk pengendalian kualitas bahan baku obat tradisional. Tujuan penelitian ini untuk menentukan pola sidik jari pegagan serta memastikan metode FTIR dikombinasikan dengan PCA dapat menganalisis sidik jari herba pegagan. Metode yang digunakan yaitu pengukuran spektrum menggunakan spektrofotometri FTIR pada bilangan
gelombang 4000-650 cm-1 dan resolusi 4 cm-1. Pola sidik jari herba pegagan di Jawa Barat didapatkan scores plot nilai PC-1 terhadap PC-2 81% (PC-1 45% dan PC-2 36%) herba pegagan
daerah Jawa Barat tidak dapat berada dalam satu kuadran yang sama, herba pegagan daerah Sumedang berada pada kuadran satu, daerah Bandung, Pangandaran dan Sukabumi berada pada
kuadran dua dan Bogor berada pada kuadran tiga. Validasi analisis PCA menunjukkan score plot 73% (PC-1 44% dan PC-2 29%) dan nilai eigen value PC-1 dan PC-2 berturut-turut sebesar 3,379 dan 2,705. Metode FTIR dikombinasi PCA dapat mengklasifikasikan masing-masing variabel dari setiap tanaman dengan menentuan jumlah komponen utama yang terpilih.
Kata Kunci: Analisis Sidik Jari, FTIR, Kemometrik, PCA, Pegagan, Spektrofotometri inframerah
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BF Analisis Farmasi Kimia Medisinal |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 08:54 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 08:54 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3253 |
