Nurfadillah, Ilham (2022) Penetapan Toksisitas Akut Dan Subkronis Pada Ekstrak Etanol Daun Katuk (Sauropus Androgynus (L). Merr). Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (46kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (117kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (1MB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (519kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (11kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (16kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (275kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (314kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (389kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (6kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (246kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (973kB)
Abstract
Daun katuk termasuk dalam salah satu tumbuhan yang banyak akan zat metabolit sekunder dan zat gizi, sehingga daun katuk bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal dan sayur. Banyaknya khasiat yang dimiliki oleh daun katuk tersebut menjadi dasar dilakukannya pengujian toksisitas akut dan toksisitas subkronis untuk memastikan keamanan penggunaannya. Pengujian toksisitas dilakukan pada hewan uji tikus galur wistar putih betina dengan penggunaan dosis yang merujuk pada OECD dan Badan Pengawas Obat dan Makanan yaitu 300, 2000, 5000 mg/kg untuk uji toksisitas akut dan
50, 100, 200 mg/kg untuk uji toksisitas subkronis.Pengamatan gejala toksik dilakukan selama 14 hari untuk uji toksisitas akut dengan mencari nilai LD50 dan 28 hari untuk uji
toksisitas subkronis kemudian dilakukan penimbangan organ dan pengujian biokimia diantaranya SGOT, SGPT dan Kreatinin. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol daun katuk tidak menyebabkan toksik dengan nilai LD50 adalah >5000
mg/kgbb. Hasil biokimia yang meliputi SGOT, SGPT dan kreatinin pada toksisitas subkronis masih dalam kadar rentang normal dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p>0.05) antara kelompok normal dan uji. Kesimpulan pada penelitian ini ekstrak daun katuk aman digunakan untuk dikonsumsi.
Kata kunci: Katuk, Toksisitas Akut, Toksisitas Subkronis.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BE Farmakologi dan Farmasi Klinik |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 03:51 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 03:51 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3244 |
