Musyaropah, Diana (2022) Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Demam Tifoid Rawat Inap di Salah Satu Rumah Sakit Kota Bandung. Other thesis, Universitas Bhakti Kencana.
Cover.pdf - Published Version
Download (43kB)
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version
Download (266kB)
Kata Pengantar.pdf - Published Version
Download (313kB)
Daftar Isi.pdf - Published Version
Download (237kB)
Abstrak.pdf - Published Version
Download (215kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (331kB)
Bab 2.pdf - Published Version
Download (370kB)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
Bab 6.pdf - Published Version
Download (212kB)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (337kB)
Lampiran.pdf - Published Version
Download (576kB)
Abstract
Di Indonesia demam tifoid berada di urutan ke-5 penyakit menular dan terjadi pada semua umur. Pengobatan demam tifoid dengan menggunakan antibiotik yang empiris dan tepat sangatlah peting,karena dapat mencegah terjadinya komplikasi, resistensi dan mengurangi angka kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola serta ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid. Metode penelitian ini dilakukan secara observasional dan bersifat deskriptif. Data yang diambil dilakukan secara retrospektif dari rekam medis pasien demam tifoid rawat inap di salah satu rumah sakit kota Bandung periode Januari-Desember 2021 sebanyak 98 data. Analisis dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif dengan metode gyssens. Dari hasil penelitian memperoleh jumlah pasien perempuan terdiagnosa demam tifoid lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki,kategori usia 0-5 tahun memiliki presentase tinggi terjangkit demam tifoid sebanyak 26,53%,jenis antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu seftriakson dengan presentase 74,76%. Analisis ketepatan penggunaan antibiotik berdasarkan gyssens terdapat kategori (0) yaitu 81,73% dan antibiotik yang tidak rasional yaitu 18,27% diantaranya kategori (IVB) sebanyak
3,85%,dan kategori (IIA) sebanyak 14,42%.
Kata Kunci : Antibiotik, Demam Tifoid, Gyssens,Evaluasi Penggunaan obat
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | B Farmasi > BC Farmasi Umum Apoteker |
| Divisions: | Kampus Pusat (Bandung) > Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | Pustaka Pustaka Pustakawan |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 01:25 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 01:25 |
| URI: | https://repository.bku.ac.id/id/eprint/3219 |
